Laman

  • Home

Selasa, 05 Juli 2016

Konsistensi Mutu ? Butuh Pemahaman Manajemen Produksi Yang Baik.

Masalah Mutu dan Konsistensinya.

Permasalahan Kualitas Pada UMKM
Ada 2 permasalahan kualitas produk pada produksi skala UMKM, terutama skala mikro dan kecil yaitu kualitas yang belum mencapai "standard" dan konsistensi kualitas yang tidak stabil. Hal ini terutama terjadi pada produksi pangan, selain juga terjadi pada produksi kerajinan dan furniture. Hanya saja untuk produk kerajinan dan furnutur konsistensi kualitas relatif bisa dikendalikan dengan dengan kemampuan SDM yang ada.

UMKM Pangan memang paling banyak prosentasenya di Jawa Tengah, untuk skala mikro, masalah paling dominan adalah masalah yang pertama yaitu kualtias yang belum mencapai standard atau belum mampu memenuhi selera pasar. Hal ini terjadi karena kebanyakan mereka adalah pemula, dan belum teredukasi dengan benar mengenai standard pengolahan pangan dan standard keamanan pangan itu sendiri serta belum memahami selera pasar karena pada level mereka belum ada kemampuan untuk melakukan survey pasar.

Sementara inkonsistensi pasar terjadi pada skala usaha kecil, mereka telah mampu mencapai standard tersebut tetapi tidak mampu mempertahankan kualitasnya secara stabil karena masalah pergantian SDM, masalah terbatasnya peralatan produksi dan belum adanya SOP dan manajemen produksi yang baik. Konsistensi pada perolehan bahan baku yang stabil juga merupakan kendala utama dari usaha skala kecil ini karena mereka belum mampu melakukan kontrak supply untuk menjaga pasokan.

Menyadari hal ini, bahwa PR terhadap pembinaan UMKM masih banyak, kami ingin memberikan sharing dan pembekalan awal mengenai manajeman produksi yang fokus pada manajemen mutu. Kebetulan ada sebuah materi yang bisa kami bagikan kepada teman-teman sebagai landasan teori untuk bisa diterapkan di lapangan sesuai dengan kebutuhannya.


Manajemen Mutu

Berikut kami sampaikan sharing materi manajemen mutu, semoga bermanfaat: