Laman

  • Home

Kamis, 09 Juni 2016

Sinergitas Pendataan UMKM Yang Siap Ekspor

FGD Kamis 9 Juni 2016 di Bank Indonesia yang dihadiri oleh instansi pembinaan UMKM terkait dan Kadin Jawa Tengah membahas pendataan UMKM di Jawa Tengah yang siap ekspor atau sudah ekspor. Dalam diskusi yang dipimpin oleh team pengembangan ekonomi dari Bank Indonesia dan dihadiri oleh Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, BAPPEDA Jawa Tengah, Biro Perekonomian Jawa Tengah, DepHubKominfo Jawa Tengah, Kadin Jawa Tengah dan Instansi terkait lainnya, disampaikan bahwa pemerintah ingin melakukan fasilitasi ekspor kepada UMKM yang sudah ekspor dan berorientasi ekspor melalui BUMN yang ditunjuk seperti Pos Indonesia (Pos Logistik), BGR (Logistik), LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia), BULOG dan SUCOFINDO.

Fasilitasi ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan-kemudahan dalam pelaksanaan ekspor oleh para UMKM mulai dalam menghadapi kendala persyaratan, regulasi maupun prosedur ekspor. Belum lagi kendala pembiayaan ekspor bagi UMKM yang membutuhkan modal awal untuk memenuhi pengiriman ekspornya.

FGD Kamis 9 Juni 2016 di Bank Indonesia.

Team Kadin Jawa Tengah dalam FGD.

Team Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia

Presentasi materi diskusi oleh Bank Indonesia.

Dalam diskusi ini disepakati adanya peningkatan sinergitas pembinaan dan pendataan UMKM oleh semua instansi yang terkait dengan pembinaan UMKM. Dalam kesempatan ini Kadin Jawa Tengah memperkenalkan program Rumah UMKM dan GetAsean.Com kepada team pengembangan ekonomi Bank Indonesia untuk selanjutnya bisa bekerjasama dalam pembinaan UMKM dan pengembangan ekspornya di Jawa Tengah.

Data UMKM yang berorientasi ekspor dan berkemampuan ekspor pada akhirnya bisa digalang melalui kinerja GetAsean.Com yang harus didukung oleh semua pihak, terutama instansi-instansi terkait dalam pembinaan UMKM. Kami selalu penanggung jawab program GetAsean.Com juga menghimbau Bank Indonesia untuk bergandengan tangan dengan Kadin Jawa Tengah untuk mendukung program praktis peningkatan ekspor UMKM Jawa Tengah.

Sinergitas yang telah dibangun oleh Rumah UMKM dengan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah, BAPPEDA Jawa Tengah telah berlangsung selama lebih dari 2 tahun, dan sekarang meluas kepada Balai Penelitian dan Pengembangan Jawa Tengah, Disnakertrans Jawa Tengah untuk pengembangan kewirausahaan dan juga dengan BPMD Jawa Tengah. Hadirnya Bank Indonesia dengan team pengembangan ekonominya akan memperkuat sinergitas yang telah ada.

Dari semua diskusi yang dilakukan, tentulah yang paling penting adalah tindak lanjut dan realisasi keputusan yang telah disepakati. Dan kami dari Rumah UMKM Jawa Tengah sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi pemerintah siap mendukung peningkatan kinerja pengembangan ekonomi kerakyatan yang diusung oleh pemerintah.