Laman

  • Home

Selasa, 24 Mei 2016

UMKM Harus Mulai Dikenalkan Dengan Event Yang Berbayar

Food Photography with SmartPhone, Jika Bisa Bayar Mengapa Gratis ?

Kritik dan saran dari para pemerhati UMKM di Jawa Tengah dan nasional selalu kami hargai, karena beberapa di antara mereka adalah para praktisi usaha dan pembina UMKM yang telah senior. Bahwa pembinaan UMKM ditekankan pada pembinaan pola pikir dan sikap mental "kemandirian" dan kemampuan dan semangat daya saingnya. 

Belum lagi tuntutan bahwa pembinaan UMKM harus terus bergulir dan tidak harus tergantung kepada anggaran pemerintah. Oleh sebab itu Rumah UMKM harus berdaya upaya untuk memotivasi teman-teman dari industri kreatif (Event Organizer) untuk secara mandiri melakukan upaya pelatihan UMKM yang "bebas" anggaran pemerintah alias pelatihan mandiri. Jikalau pelatihan ini harus berbayar maka besarannya pun harus yang sesuai kemampuan UMKM.

Dan pelaku UMKM pun harus mulai digugah kesadarannya bahwa untuk mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan, mereka harus terbuka dengan istilah "pelatihan berbayar" karena penyelenggara (EO) juga harus terus bergulir usahanya. Jika selama ini mereka sudah "terbiasa" dengan pelatihan gratis dari pemerintah, maka harus mereka sadari bahwa pada akhirnya frekwensi pelatihan dari pemerintah akan mulai berkurang karena pembatasan anggaran.

Menyikapi hal ini, kami memberikan motivasi kepada EO Katalis Media untuk mencoba menggelar sebuah event berbayar di "kandang" UMKM alias UMKM Center Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai penyelenggara pelatihan "gratis". Sebuah tantangan yang berat bagi Katalis Media dan teman-teman konsultan di UMKM Center Jawa Tengah untuk menggelar event ini. 

Event Food Photography With Smartphone Pertama di UMKM Center Jawa Tengah
Event yang akan diselenggarakan bertajuk Foto Apik, Bisnis Makin Ciamik, yang akan membedah rahasia foto makanan cantik dari food blogger Diah Didi dengan situs DiahDidi.Com. Acara ini akan diselenggarakan di UMKM Center Jawa Tengah pada tanggal 4 juni 2016 dengan investasi "skala" UMKM yaitu Rp. 250.000,-.

Latar belakang event ini dilaksanakan adalah mengenai betapa pentingnya foto produk (makanan) untuk promosi. Bahwa "makanan yang enak harus terlihat enak" harus benar-benar bisa diimplementasikan dengan benar oleh pelaku UMKM pangan. 

Kendala mahalnya kamera DSLR atau Mirrorless sudah bisa disiasati dengan kemajuan teknologi kamera pada smartphone saat ini. Dan dengan ketrampilan menggunakan kamera smartphone, pelaku UMKM pangan bisa "memproduksi" foto produk yang baik sekelas kamera DSLR.

Materi visual memang lebih sangat penting dalam promosi, sehingga ada pepatah "picture speaks a thousand words" yang menguatkan betapa pentingnya bahasa visual dalam promosi.

Silahkan manfaatkan event ini, investasi itu adalah untuk kepentingan masa depan usaha anda.