Laman

  • Home

Minggu, 01 Mei 2016

Serial Fotografi : Cara Membuat STUDIO MINI Untuk Foto Produk Anda

Buat Studio Mini Anda Sendiri !

Foto produk adalah bagian penting dalam membuat pesan promosi anda. Untuk membuat foto produk yang menarik dibutuhkan beberapa peralatan fotografi, obyek dan perlengkapannya serta studio. Nah, yang terakhir yang disebutkan tersebut adalah bagian yang penting dan kadang orang berpikir membuat sebuah studio membutuhkan biaya yang mahal.

Awalnya pun kami berpikir bahwa ketika mendengar kata "studio" kami telah membayang sebuah ruangan yang khusus didesain untuk fotografi, dengan space yang cukup luas, dilatari layar dan sebagainya. Ternyata setelah membaca beberapa artikel, sebuah kreativitas sederhana mampu membuyarkan bayangan saya sebelumnya, ternyata untuk produk kerajinan dan produk yang kecil kita cukup menggunakan mini studio yang sangat sederhana yang akan kami tunjukkan di bawah ini:


Membuat STUDIO MINI

Studio Mini - Berbahan Baku Box Kardus.

Untuk membuat studio mini seperti di atas, anda akan memerlukan :

  1. Sebuah karton box bekas, berbagai ukuran.
  2. Beberapa lembar kertas minyak (kertas roti)- Setiap karton box butuh 3 lembar. Kertas minyak atau tracing paper ini tujuannya adalah untuk menyebarkan pencahayaan di dalam karton box.
  3. Satu roll kertas layar putih (kertas mahjong), diukur sesuai panjang karton box. Tujuannya adalah sebagai layar backgroup pemotretan.
  4. Cutter, gunting, lem atau double tape dan solatip bening.
Bahan-bahan utama pembuatan studio mini.

Langkah 1: Gunakan gunting untuk memotong bagian top flap karton box. Kita tidak membutuhkannya.

Gunting top flap karton box.

Langkah 2: Gunakan cutter untuk memotong 3 sisi dari karton box sebagaimana gambar di bawah ini, membuat jendela pada 3 sisi karton box. Jendela ini harus cukup besar untuk memaksimalkan pencahayaan dari luar ke dalam box, tetapi jangan terlalu besar sehingga menyebabkan karton box kurang struktur penopangnya (rangkannya).

Membuat jendela pada karton box dengan cutter.

Nah, sekarang anda punya karton box dengan wujud seperti di bawah ini. Dengan 3 jendela dan satu sisi depan terbuka untuk pintu pemotretan dengan kamera.

Rangka karton box sudah jadi.

Langkah 3: Gunakan lem atau double tape pada sisi dalam karton box.

Gunakan lem atau double tape pada sisi dalam jendela.

Potong kertas minyak (tracing paper) sepanjang sudut-sudut dalam karton box, dan lekatkan pada bagian dalam karton box seperti di bawah ini.

Lekatkan tracing paper pada bagian dalam jendela.

Langkah 4: Gunakan lem atau double tape untuk melekatkan layar (kertas mahjong) seperti lidah yang menjulur keluar dari karton box. Buat semua sambungan serapi mungkin.

Memasang layar di dalam karton box.

Langkah 5: Siapkan obyek yang akan difoto dan jepret !

Untuk percobaan awal, gunakan satu lampu untuk pencayaan di dalam studio mini. Kemudian coba dengan 2 atau 3 pencahayaan untuk memberikan berbagai efek pada fotografi anda. Semua tergantung dari kreativitas anda dalam membuat efek terhadap obyek pemotretan.

Kamera yang digunakan sebaiknya adalah kamera DSLR, tetapi jika kamera tersebut cukup mahal maka kamera mirrorless juga bisa dimanfaatkan. Jika masih mahal juga, saat ini sudah banyak produk smartphone dengan kamera beresolusi tinggi.

Hasil pemotretan dengan stuidio mini.

Selamat mencoba ! Semoga tips ini bermanfaat bagi teman-teman UMKM yang ingin memiliki foto produk yang bagus. Jangan batasi kreativitas anda hanya karena biaya !