Laman

  • Home

Jumat, 15 April 2016

Presentasi Sample Handicraft Di Gallery MesaStila

Maaf telat posting berita ini, Jumat 15 April 2016 kami menindaklanjuti persiapan display produk UMKM kerajinan selama peak season dari bulan Juni - Agustus dan akan diawali display sejak tanggal Mei mendatang. Kami datang ke lokasi bersama salah satu UMKM binaan kami yang saya tunjuk sebagai koordinator untuk mengelola kerjasama UMKM binaan Rumah UMKM dengan pihak MesaStila.

Kedatangan kami juga untuk memetakan produk apa saja yang bisa dipajang di Gallery MesaStila, karena kami diberikan mandat untuk membantu penataan Gallery agar tamu-tamu resort yang rata-rata kelas menengah ke atas tertarik untuk datang dan membeli produk UMKM tersebut. Bahwa konsep baru harus dibangun untuk mengangkat produk kerajinan Jawa Tengah di mata tamu-tamu asing.

Selalu diawali dengan ngopi ...

Kopi sudah menjadi icon di MesaStila Resort yang dulu bernama Losari Coffee Plantation, karena memang di sini para tamu bisa melakukan tour wisata kebon kopi, pengolahan kopi sampai dengan meracik kopi. Seperti biasa Mbak Atik Setyawati, Assistant Director of Sales, menyambut kami dengan suguhan kopi andalan MesaStila. Kopi ini benar-benar mengawali meeting kami hari ini.

Kopi MesaStila, memang masih juara.
Mas Nur MesaStila menerima presentasi kami di Gallery MesaStila
Pada hari ini kami membawa produk yang memang sedang dicari oleh MesaStila, yaitu wooden kitchenware untuk membawa daya tarik gallery di mata tamu asing yang kebanyakan adalah keluarga. Selain itu wooden toys juga merupakan daya tarik tersendiri, terutama pada tamu asing anak-anak. Tetapi harus diingat bahwa wooden toys ini harus memiliki desain yang bagus (sebagaimana saya pernah tulis dalam blog ini) dan juga aman, tidak ada bagian-bagian yang tajam dan runcing.

Selain itu produk kerajinan kuningan dan tembaga yang ukuran kecil dan harganya menarik juga dibutuhkan di gallery ini selain tas kulit, dompet kartu nama dan sebagainya. Semua UMKM yang memiliki produk tersebut akan dikooridinasi oleh UMKM binaan kami yang telah saya tunjuk, yaitu Mas Madya Pramuardi dari Furniwell Callista Prima.
Mas Madya Pramuardi dari Furniwell Callista Prima Semarang

Kami tunjuk sebagai koordinator UMKM untuk mengisi Gallery MesaStila
Beberapa produk yang kami presentasikan hari itu adalah wooden bowl, wooden plate, spoons & ladles dan berbagai perabot lain dari kayu.

Wooden Bowl, jadi andalan utama dari Gallery MesaStila

Alhamdulillah sudah sesuai namanya, Gendut Marjoko
Semoga upaya Rumah UMKM yang diberikan mandat oleh Kadin Jateng dalam mempromosikan dan memasarkan produk asli Jawa Tengah ini bisa memberikan dampak nyata dalam memperkenalkan produk UMKM berkualitas ekspor Jawa Tengah kepada tamu-tamu asing di MesaStila Resort. Perlu diingat bahwa resort ini juga link ke Aman Jiwo Resort dan Kura-Kura Resort.

UMKM Harus Promosi

Tidak mudah menyadarkan UMKM untuk berpromosi, apalagi mereka harus mengeluarkan biaya sendiri. Kebanyakan UMKM telah diberikan kesadaran yang keliru dari pemerintah, seolah promosi adalah tanggung jawab pemerintah dan asosiasi sehingga mereka sendiri lupa bahwa usaha yang mereka bangun adalah untuk kesejahteraan mereka sendiri. 

Mindset yang keliru ini kami coba luruskan pelan-pelan dan bertahap, bahwa sejatinya UMKM adalah wira usaha dan wira usaha harus mandiri dan mampu berdaya saing jika mau bertahan. Jangan "menaruh" harapan dalam hati bahwa pemerintah atau pihak lain akan memberikan bantuan, tetapi tanamkan keyakinan bahwa mereka bisa tumbuh dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang mereka miliki. Pemerintah dan asosiasi hanya akan membantu dalam peningkapan kapasitas building terutama dalam edukasi dan pembekalan mereka untuk perbaikan kualitas produk dan produk siap pasar.

Bahwa promosi sejatinya adalah tanggung jawab dari UMKM itu sendiri, mereka mengalokasikan dana promosi melalui strategi harga mereka. Dan dana ini diperuntukkan untuk menghadapi peluang-peluang pemasaran seperti dari Gallery MesaStila ini, selain pameran-pameran yang lain.

Untuk mendapatkan pembeli asing, tidak harus datan ke luar negeri dengan biaya yang besar. Kita bisa berkolaborasi dengan hotel-hotel dan tempat-tempat wisata. Hanya masalah komunikasi dan integrasi, jika ada fasilitator sebagaimana apa yang kami lakukan, pasti peluang pasar produk UMKM semakin besar.

Kondisi Gallery MesaStila saat ini, prouk tenun Troso Jepara sudah ada di sini.

Temu lokal dari Jakarta pun ada di sini.