Laman

  • Home

Rabu, 13 April 2016

Kerajinan Kuningan dan Tembaga Dari Rembang

Email Dari Pengrajin Kuningan & Tembaga Rembang
Kami tidak pernah menyangka bahwa di Lasem, Rembang ada pengrajin tembaga dan kuningan, karena selama ini kami hanya tahu bahwa kerajinan tembaga ada di Cepogo, Boyolali dan kerajinan kuningan ada di Juwana, Pati.  Hanya karena kami menulis sebuah peluang promosi dan pemasaran produk kerajinan di Gallery MesaStila, pengrajin dari Rembang ini kontak saya dan memperkenalkan diri dengan segala kesederhanaannya, yang justru menurut kami adalah luar biasa karena bagi kami mereka adalah appreciator RumahUMKM.Net dan kami memiliki tanggung jawab moral untuk memperkenalkannya kepada publik.

Kerjinan Tembaga
Tanpa mereka menghubungi kami, mungkin kami tidak akan pernah tahu bahwa ternyata Kabupaten Rembang memiliki potensi kerajinan kuningan dan tembaga yang perlu dibantu perkembangan usahanya.

Pesan Bima Kembar kepada kami melalui email:

----

Selamat pagi,
 
Kami dari kerajinan kuningan bima kembar craft yang beralamat di ds.jolotundo rt13/06 kec.lasem kab.rembang.seiring dari berita yang kami dapat dari internet kami ingin mengajukan kerja sama dengan Gallery MesaStila. Untuk keterangan produk dan produksi kami,bisa mengunjungi FB : kerajinan kuningan jolotundo.

Bima kembar craft adalah sebuah industri kerajinan tangan yang terbuat dari bahan kuningan,tembaga,besi,dll.

Berdiri sejak tahun 1996,dengan memperkerjakan 6 orang kariawan.
kami bergerak di bidang jasa dan penjualan.

Proses pengkerjaan dengan cara tradisional dengan tenaga trampil,sehinggga menghasilkan nilai seni.Adapun hasil kerajinan yang di hasilkan seperti vas bunga,lentera,lampu dinding,lampu gantung,tempat pensil,dll.

----

Terima kasih atas email perkenalanya dan foto-foto produksi dan produk yang telah dikirimkan kepada kami melalui email. Sebelum kami meluluskan permintaan untuk mengisi gallery di MesaStila dengan target pasar menengah ke atas, tentunya kami perlu audisi dan presentasi dari produsen karena kami memiliki tanggung jawab untuk seleksi produk dan konsep produk yang masuk ke resort tersebut.

Selama proses itu, jangan kuatir, kami akan perkenalkan kiprah usaha Bima Kembar kepada para pembaca RumahUMKM.Net yang lain agar mereka tahu potensi Kabupaten Rembang dalam bidang kerajinan ini.

Peralatan dan Sarana Produksi Sederhana Bukanlah Sebuah Halangan

Kekaguman kami kepada UMKM adalah karena semangat juang mereka, dengan peralatan dan sarana produksi yang sederhana, mereka tetapi mampu berkarya. Ketrampilan dan kreativitas adalah modal yang sesungguhan disamping modal tekad dan kesungguhan dalam bekerja. 

Berikut adalah fasilitas produksi UMKM Bima Kembar di Desa Jolutundo, Lasem, Kabupaten Rembang. Meskipun dengan fasiltias yang sederhana mereka mampu membuat kerajinan-kerajinan dari kuningan dan tembaga yang mereka supply ke daerah lain di luar kota Rembang.







Dari kacamata positif, fasiltas produksi mereka yang ada di Kabupaten Rembang memberikan banyak keuntungan dalam biaya produksi yang relatif rendah dibandingkan dengan daerah lain, sehingga ada peluang membina pengrajin ini sebagai supplier.

Bahwa produk akhir adalah yang penting, maka penekanan dari pengrajin ini adalah ketrampilan dan kretivitas dari para pekerja yang mampu menghasilkan produk sebagaimana yang dibutuhkan oleh pasar. Tentunya pengrajin harus selalu mengupdate ketrampilan para pekerja terhadap produk-produk yang saat ini menjadi trend pasar. Misalnya: produk-produk perlengkapan dapur.

Beberapa Contoh Produk Hasil Karya Bima Kembar Craft

Pengrajin ini masih bekerja berdasarkan pesanan, dan beberapa produk yang telah dihasilkannya bisa dilihat pada beberapa foto di bawah ini:






Pengembangan desain dan referensi desain sangat diperlukan oleh UMKM-UMKM kita, mengingat keterbatasan kesempatan mereka dalam berinteraksi dengan pasar. Pengenalan pasar pun merupakan hal yang sangat mendasar dalam mencipta sebuah karya. 

Jika kita belum mampu menghasilkan sebuah karya yang memiliki daya tarik kuat, dan baru bisa memenuhi kebutuhan pasar, maka mengenal kebutuhan pasar adalah hal yang sangat penting agar kita ada jaminan bahwa produk-produk yang kita hasilkan ada pasarnya.

Saat ini pun memiliki spesialisasi juga merupakan sebuah keharusan, karena bisa membantu fokus kita terhadap bidang usaha yang ditekuni. Kebanyakan UMKM masih mengandalkan ilmu "PALUGADA" (aPA yang Lu maU GuA aDA), sehingga mereka tidak memiliki differensiasi dengan yang lain dan pada akhirnya mereka mengaburkan "brand" mereka sendiri. Brand di sini bukan melulu berarti merek, melainkan sebuah "citra" usaha mereka bangun berdasarkan reputasi mereka.

Tetap berkarya Bima Kembar, kami tunggu karya-karya terbaiknya untuk kami bantu pasarkan !