Laman

  • Home

Senin, 11 April 2016

Cita Rasa Produk UMKM Memang Lebih Otentik

Cuaca panas di siang hari disusul hujan mendadak di sore dan malam hari, apalagi ditambah padatnya aktivitas di luar kantor memang merupakan tantangan bagi fisik "separo" tua ini. Tetapi ternyata perhatian teman-teman UMKM kepada saya cukup luar biasa, bagaimana tidak ? Pada hari Sabtu lalu ada 2 produk sample unggulan dari UMKM binaan kami yang tiba di rumah, yaitu "Larenku Rempah" dan "Kopi Mukidi", dan sebelumnya "Bio Morinda" yang telah lebih dahulu bersandar.

Menurut para produsennya, saya harus mencicipi produk mereka terlebih dahulu dan memberikan komentar dan riview atas produk mereka. Waduh nikmatnya jadi pembina UMKM ya Allah ! Mana kalau malam sering kehujanan karena "ngelayap" pergi HeHe ... Thaks any way teman-teman yang telah mempercayakan "taste review" kepada saya. Semoga kebaikan teman-teman dibalas dengan promosi dan penjualan yang setimpal.


Bio Morinda Pekalongan, Kopi Mukidi Temanggung dan Larenku Semarang.


Inlah ketiga produk mantap minggu ini !

Semuanya adalah produk UMKM Jawa Tengah.
Bio Morinda

Produk minuman fermentasi buah mengkudu yang kaya manfaat ini merupakan tantangan kami dalam memasarkannya untuk ekspor, tentunya setelah sebelumnya segala sertifikasi produk telah kami penuhi seperti halal dan BPOM. Dalam hal kemasan, meskipun sudah cukup bagus, kami ingin melakukan kemasan khusus karena tujuannya adalah trial pasar ekspor. Dari beberapa sampel yang kami terima sebagian akan kami ikutkan kepada UMKM binaan kami yang kebetulan dipercaya untuk mengirimkan produk ke Belanda.

Bagi yang pernah merasakan minuman sejenis sake dan tuak mungkin tidak akan kaget dengan rasa Bio Morinda yang tajam, meskipun minuman ini tidak memabukkan. Minuman ini memiliki aroma khusus dari buah mengkudu dan juga cita rasa yang unik. 

Kopi Mukidi 

Kopi bubuk ini dibuat dengan kebanggaan Jawa Tengah atas kopi Temanggung yang sudah terkenal. Kopi ini diolah oleh kelompok tani di Temanggung yang memang sudah turun temurun hidup dari hasil perkebunan kopi. Soal pekat dan mantapnya kopi ini saya sudah tidak perlu berkomentar lagi.
Kopi ini dikirimkan oleh rekanan kami yang menjadi investor bagi para petani kopi di Temanggung, yang ingin mengembangkan produk dengan brand tunggal sebagai pilot project investasi UMKM di Jawa Tengah. Rekanan kami ini membantu membiayai pengembangan produksi dan pemasaran produk yang lebih luas, bahkan untuk pasar ekspor. Langkah pemasaran awal adalah dengan memberikan investasi pada kemasan.

Setelah semua aspek produksi dan kemasan sudah bagus, kami akan membantu promosi dan pemasaran produk ini baik dalam dan luar negeri.

LarenKu Rempah


Binaan kami ini setelah meluncurkan produk gula aren semut dengan merek Larenku, saat ini sedang mengembangkan produk baru yaitu Larenku Rempah. Dengan modal kualitas produk yang baik dan kemasan yang bagus, LarenKu Rempah diharapkan bisa mengikuti penjualan produk gula aren semut yang telah lebih dahulu dikenal di pasaran.
Rasakan bedanya Larenku Rempah ini dengan produk industri lainnya, gula aren dan campuran rempahnya lebih mantap tanpa ada ada after taste "asam" karena tidak menggunakan gula rafinasi.

Produk Larenku memang memilih pasar, sehingga distribusinya pun hanya di pasar modern (Carrefour) dan apotek-apotek karena menyasar pasar menengah ke atas. Tetapi setidaknya kami bangga binaan kami telah berani memilih pasarnya sendiri.


Unik dan Otentik

Kami yakin bahwa ke depan akan banyak sekali produk-produk UMKM yang sudah layak mendapatkan pengakuan dan tempat di hati masyarakat tak ubahnya seperti produk industri yang lain. Cita rasa unik dan otentik merupakan daya tarik dari produk UMKM dibandingkan produk massal dari industri. Bahkan kami juga selalu mengingatkan binaan kami untuk selalu memegang konsep "sehat" atas produk-produknya. Tanpa menggunakan gula rafinasi (pasir), bahan pengawet, pemanis, pewarna dan sebagainya merupakan himbauan-himbauan kami kepada mereka.

Kami belajar dengan salah satu UMKM kami yang telah sukses memperjuangkan eksistensinya di pasar, yaitu gula cair merek GULANAS. Bahwa UMKM kami telah mampu memproduksi gula cair yang sehat dari bahan tebu dan kelapa. Bahkan pemasaran dari produk ini pun telah dipegang oleh distributor nasional karena merupakan produk masa depan.

Produk-produk di atas merupakan beberapa contoh upaya kami dalam mengangkat produk UMKM menjadi primadona di negara sendiri.