Laman

  • Home

Rabu, 16 Maret 2016

Pelatihan & Pendampingan Manajemen Usaha Industri Pangan di Wonogiri

Seputar Pelatihan UMKM di Wonogiri Hari Ini
 
Rabu 16 Maret 2016, Rumah UMKM mendapatkan permintaan dari Disperindag Propinsi Jawa Tengah untuk mengisi materi "Packaging is Silent Salesman" di Hotel Diafan Wonogiri dengan peserta 20 UMKM Kabupaten Wonogiri. Acara ini bertajuk "Pelatihan & Pedampingan  Manajemen Usaha Industri Pangan". Acara ini merupakan rangkaian 3 hari pembekalan UMKM untuk kemasan, pelabelan dan sertfikasi halal untuk produk pangan.

Nara sumber lain yang dihadirkan adalah LP-POM MUI dan BPOM Jawa Tengah, yang masing-masing diwakili oleh Bapak Dr H Ahmad Izzudin MAg dan Ibu Noor Farida. Materi dari kedua pemateri tersebut akan kami share pada halaman lain setelah berita ini.


LP-POM MUI Jateng sedang memberikan paparannya.

Peserta adalah IKM Pangan dari Kab Wonogiri

Sertifikasi Halal sudah menjadi tuntutan bisnis.

Pelatihan ini adalah sesi kedua setelah sesi sebelumnya dilaksanakan di Kab Grobogan dan pada akhir bulan ini akan dilangsungkan di Kota Pekalongan. 

Pada sesi ini tujuan kami (Rumah UMKM) adalah membangun impian kepada IKM/UMKM untuk memiliki impian memiliki kemasan produk yang mampu bersaing dengan industri besar karena pelatihan sehari ini tidaklah mungkin mampu membuat perubahan drastis. Cukup para UMKM memiliki kemampuan dan kesadaran untuk memperbaiki kemasan produknya agar mampu menembus pasar modern baik offline maupun onliine.

Untuk tindak lanjut, Rumah UMKM siap memberikan konsultasi kepada IKM/UMKM Kab Wonogiri melalui media sosial, telepon maupun email. 

Diberitakan juga bahwa saat ini Forum Komunikasi UMKM Kab Wonogiri sudah terbentuk dengan tujuan meningkatkan komunikasi dan pertukaran informasi antar anggota agar kelompok UMKM Kab Wonogiri tidak tertinggal dengan UMKM dari kabupaten lain.

Potensi produk Wonogiri adalah kacang mede (mete) dan gaplek dan tepung gaplek. Produk ini sudah cukup dikenal oleh pasar, terutama produk kacang mete Wonogiri yang terkenal karena kualitasnya.