Laman

  • Home

Jumat, 12 Februari 2016

Ke Pura Packaging, Kami Minta Pelatihan Kemasan Untuk UMKM


Nico, Frida, France & Gendut Marjoko

Kunjungan Balasan Ke Kantor Pura Packaging

Membalas kunjungan team Pura Packaging ke Rumah UMKM, hari ini (Jumat 12 Februari 2016) kami melanjutkan diskusi kami dengan Pura Packaging. Pada kesempatan ini kami meminta Pura Packaging memberikan "bakti UMKM" dengan membuka pelatihan packaging bagi UMKM di Jawa Tengah di fasilitas kantor Pura Packaging di Thamrin Square Semarang.

Kami meyakini bahwa pelatihan packaging akan lebih efektif jika melibatkan produsen packaging seperti Pura Packaging. Tujuannya adalah agar UMKM memahami benar mengenai "pentingnya packaging sebagai investasi pemasaran", "membuat desain packaging yang menarik", "pengenalan bahan packaging yang sesuai dengan karakter produk", "pengenalan teknologi packaging yang terbaru" dan "mengamankan produk dengan security packaging". Dan hal ini kami minta support dari Pura Packaging untuk mengadakan kelas pelatihan ini secara cuma-cuma kepada UMKM di Jawa Tengah.

Selain itu kami juga berharap Pura Packaging juga bisa memberikan stimulasi-stimulasi lain agar UMKM sadar kemasan berkualitas seperti mengadakan lomba kemasan produk UMKM di Jawa Tengah. Inovasi-inovasi desain dari team R&D Pura Packaging juga kami harapkan bisa memberikan "warna" tersendiri dalam referensi packaging di kalangan UMKM se Jawa Tengah.

Dalam kesempatan ini team Pura Packaging secara khusus meminta kepada kami untuk dibantu berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM-UMKM di Jawa Tengah untuk melihat dan mendengar secara langsung kendala yang mereka hadapi dalam investasi packaging untuk produk mereka. Dan kami menyarankan team mereka untuk ikut menyemarakkan kelas NGUCING di UMKM Center Jawa Tengah, baik sebagai peserta maupun sebagai penyaji materi pelatihan untuk UMKM di Jawa Tengah.

Packaging Sebagai Investasi Pemasaran

Gap kebutuhan antara Pura Packaging dengan UMKM terutama yang skala mikro kecil memang masih terasa, dan masih ada kendala untuk dipertemukan meskipun bukan suatu hal yang mustahil. Saat ini kebutuhan packaging dengan skala yang "cukup" besar tentu belum masuk pertimbangan dari pelaku usaha mikro dan kecil, tetapi untuk skala menengah kebutuhan packaging dengan skala tersebut bisa dicapai.

Membebankan biaya packaging dalam jangka pendek memang menimbulkan lonjakan HPP yang cukup signifikan, tetapi pembebanan biaya HPP dalam kurun waktu lebih lama dan memperlakukannnya sebagai kebutuhan investasi akan memberikan beban biaya packaging kepada HPP yang lebih ringan. Bahkan kami saat ini sedang mencoba mencari mitra pembiayaan yang bersedia membiayai investasi pacakaging untuk UMKM yang akan kami persandingkan dengan produsen packaging dalam pemenuhan kebutuhan packaging bagi UMKM.

Yang jelas apa yang saat ini krusial adalah bahwa kemasan produk UMKM Jawa Tengah masih perlu ditingkatkan dalam kaitannya dengan MEA. Dan hal ini perlu kami sampaikan kepada teman-teman UMKM bahwa sejujurnya kita masih harus banyak berbenah dalam packaging produk selain juga masalah teknologi proses produksi dan kualitas pangan.

Semoga terobosan-terobosan yang kami lakukan ini ke depannya bisa memberikan manfaat nyata bagi teman-teman UMKM di Jawa Tengah. Tidak harus sekarang, tetapi mimpinya harus dibangun sejak saat ini.