Laman

  • Home

Senin, 15 Februari 2016

3 Tes untuk Menentukan Partner Bisnis

Menentukan Partner Bisnis
Dalam memulai sebuah bisnis, banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satunya adalah memilih partner bisnis yang tepat. Tidak ada hal yang lebih penting untuk mengembangkan bisnis Anda selain menemukan partner bisnis yang tepat.

Pada dasarnya orang yang membangun organisasi yang hebat pasti memastikan bahwa mereka telah memilih orang-orang yang tepat, dan orang-orang itu menduduki posisi yang tepat. Dengan orang-orang yang tepat itu pula mereka akan menentukan kemana arah organisasi selanjutnya.

Dalam sebuah startup yang hanya dijalani oleh dua orang, semua hal sangat tergantung pada kemitraan. Dan berikut ini adalah 3 tes yang harus dilewati seseorang untuk bisa lolos sebagai partner kerja Anda.

1. Tes “Sahabat baik”

Apakah Anda memiliki sahabat baik? Anda mungkin memiliki sahabat yang sering menghabiskan waktu bersama dengan Anda, Anda mengetahui segala hal mengenai sahabat Anda, dan rasanya Anda bisa bekerja sama dengan baik bersama sahabat Anda. Tapi mencari seorang partner bisnis tidak sesederhana itu. Saat bekerja, Anda akan melihat partner Anda sebagai seseorang yang lain dari sahabat Anda. Akan ada konflik, ketidaksetujuan, kompromi dan segala hal yang mungkin dapat terjadi antara Anda dan partner Anda yang tidak boleh disangkutpautkan dengan kehidupan pribadi. Jika Anda ingin mencari seorang partner, carilah seseorang yang di luar lingkup sosial Anda yang biasanya. Dengan begitu Anda akan memiliki partner yang memiliki latar belakang sosial yang berbeda dengan Anda, dan tentunya memiliki networking yang berbeda, hingga networking perusahaan Anda dapat lebih berkembang. Sebelum Anda berkomitmen untuk bekerja sama dengannya buatlah projek kecil bersama untuk melihat apakah Anda benar-benar cocok bekerja dengannya.

2. Tes “Tamu”

Saat Anda memilih partner, Anda harus tahu satu hal ini. Anda akan menghabiskan banyak waktu bersama partner kerja Anda, mulai dari jam kerja bersama, jumlah telepon, email, perjalanan bisnis, dan berbagai hal lainnya yang membutuhkan kontak bersama dengan partner Anda. Jika partner Anda memiliki potensi untuk menyusahkan Anda walaupun hanya sedikit, Anda dalam masalah besar. Pikirkanlah hal ini: jika Anda tidak mau orang ini untuk pindah ke rumah Anda untuk menghabiskan musim panas, janganlah berbisnis dengan mereka.

3. Tes “Pasangan”

Beberapa orang pernah berkata bahwa membentuk mitra kerja akan sama dengan membentuk pernikahan kedua. Jadi mungkin bukan hal yang mengejutkan lagi jika kita mungkin memilih partner kerja yang memiliki banyak kesamaan dengan pasangan kita. Di sini ada poin penting, bahwa kita memilih partner kerja yang memiliki kemampuan yang dapat melengkapi kemampuan kita. Hanya dengan dua orang untuk menjalankan sebuah bisnis, kita harus menemukan partner kerja yang benar-benar cocok dan dapat saling melengkapi. Dengan menemukan partner kerja yang saling melengkapi, kita tidak harus memusingkan hal-hal seperti membagi kewajiban, atau kepercayaan, karena pada dasarnya setiap orang akan menangani dan mengambil tanggung jawab pada hal yang paling dikuasainya.

Sumber: StartUpBisnis.Com