Laman

  • Home

Kamis, 28 Januari 2016

Strategi Untuk Bangkit Pasca Kebangkrutan Usaha

Dari Kaya Menjadi Bangkrut Dan Belajar
Kebangkrutan usaha merupakan hal yang sangat tidak diinginkan oleh setiap orang. Terlebih karena usaha tersebut telah diperjuangkan mati-matian dan dikembangkan dari sebuah usaha kecil, berkembang menjadi sebuah usaha yang maju, namun pada akhirnya mengalami kebangkrutan. Itu tentu merupakan pukulan yang sangat telak bagi setiap pengusaha.

Kebangkrutan memang tidak bisa kita duga-duga kedatangannya, bukan hanya karena tidak lakunya produk di pasaran, kebangkrutan juga bisa terjadi akibat beberapa hal yang tidak bisa kita ketahui sebelumnya seperti, musibah kebakaran, bencana banjir, pencurian, dan lain sebagainya. Hal itu menegaskan bahwa tak ada satu pengusaha pun yang mampu mengatakan dirinya aman dan bebas dari kebangkrutan.

Namun setelah mengalami kebangkrutan, sebagai seorang pengusaha, akankah anda hanya berdiam diri dan meratapi nasib anda kini? Tentu tidak. Pasti anda akan melakukan segala cara agar mampu bangkit kembali dan meraih kesuksesan anda kembali.

Dalam proses mengembalikan diri anda pada jalur kesuksesan tentu anda beberapa langkah yang anda harus terapkan untuk mempermudah jalan anda menjuju kesuksesan tersebut. Bagi anda yang tengah mengalami kebangkrutan namun masih bingung langkah apa saja yang bisa anda lakukan membangkitkan kembali usaha dan kesuksesan anda, kali ini kami akan membagikan beberapa tips menarik yang sangat bermanfaat bagi anda. Simak penjelasannnya berikut ini.

1. Berkomunikasi dengan entrepreneur yang pernah alami hal serupa


Untitled-2

Saat alami kebangkrutan, tetaplah berkomunikasi dengan banyak orang. Mengurung diri terlalu lama akan memberikan efek putus asa yang lebih besar. Tentu Anda harus tetap mendekatkan diri pada Tuhan agar lekas bangkit tetapi jangan lupa untuk juga mengokohkan jejaring bisnis. Di saat genting seperti inilah, jejaring bisnis menjadi jaring pengaman yang bisa mengangkat Anda dari kebangkrutan.

Jika Anda memiliki mentor atau setidaknya rekan yang sudah lebih banyak memiliki pengalaman dalam dunia entrepreneurship, cobalah untuk meminta sebagian waktunya untuk bisa mengobrol dekat dari hati ke hati. Jika Anda dikenal sebagai pengusaha yang suka bekerja keras dengan reputasi yang baik tanpa cela, kebangkitan dari kebangkrutan adalah hanya soal waktu. Dan bila Anda pernah membantu beberapa orang rekan sesama entrepreneur sebelumnya, Anda bisa meminta bantuan mereka untuk bangkit dengan cara yang sama-sama saling menguntungkan. Inilah manfaat memiliki jejaring bisnis, Anda tak akan pernah sendirian menghadapi krisis. 

 2. Membangun semangat kembali untuk bangkit.

Bertemu dengan beberapa pengusaha yang pernah mengalami hal serupa dan mendapatkan masukan dan saran untuk dapat bangkit lagi memberikan motivasi semangat untuk bangkit. Kebangkrutan adalah waktu yang tepat untuk melihat kelemahan dan kesalahan kita, yang sebelumnya tidak pernah mau kita lihat saat kita masih berjaya. Beberapa diantaranya banyak yang menyadari kesalahan utamanya karena mereka mampu introspeksi dengan baik, misalnya mereka ada yang berintrospeksi dengan mendekatkan diri dengan ibadah. 

Kekuatan keyakinan kita merupakan landasan penting dalam membangut semangat untuk bangkit dari kebangkrutan. 

3. Mempersiapkan COME BACK dengan persiapan yang lebih matang, dengan bisnis plan yang menarik dari pandangan investor.

Dengan evaluasi dan masukan dari referensi yang telah didapatkan, kita harus mampu membangun konsep bisnis dan bisnis plan yang lebih baik dari sebelumnya. Dalam kondisi bangkrut, pasti pelaku usaha sangat kesulitan dalam keuangan. Dibutuhkan bisnis plan dan bisnis model yang manarik bagi investor yang mau menanamkan dananya di usaha yang akan dirintisnya.

Pengalaman baik dan buruk yang pernah dialami bisa memberikan pertimbangan bisnis yang lebih "hati-hati" dan detail dalam penyajian bisnis plan dan bisnis modelnya. Hal ini yang dibutuhkan oleh mitra atau investor yang ingin bekerjasama.

4.  Meskipun telah berpengalaman, tetap dibutuhkan memulai bisnis dari skala yang lebih kecil dahulu sebelum akhirnya dikembangkan yang lebih besar lagi.

Memulai usaha kembali secara bertahap membantu kita untuk mempelajari dan mencermati step by step dengan lebih detail dan lebih hati-hati agar kesalahan yang sama di waktu lampau tidak terulang lagi. Sistem manajemen yang baku dan SOP yang mapan bisa banyak membantu menjalankan bisnis dengan lebih baik.

Demikian beberapa tahap dan strategi yang bisa kita lakukan ketika kondisi bisnis kita sedang menurun atau bangkrut. Semoga sharing ini bisa bermanfaat bagi teman-teman UMKM yang tengah mengalaminya. Jangan malu ketika jatuh, dan jangan sungkan untuk bangkit kembali.