Laman

  • Home

Jumat, 01 Januari 2016

Siapa Bilang Makan Di Dalam Pasar Tradisional Tidak Asyik ?

Sensasi, Itulah Yang Kami Cari.

Sebagai penggemar kuliner pastinya setiap tantangan harus kami coba, bukan di resto mewah tetapi tantangan bagi kami adalah berburu kuliner tradisional dengan suasana yang tradisional pula. Nah, pilihan kami kali ini adalah kuliner gulai kambing dan soto di dalam Pasar Beringharjo, Yogyakarta. Awalnya kami ingin berburu baceman daging di pasar ini juga, tetapi keburu perut kami tertambat di sini.

Warung Mbak Sum ini pikir kami hanya dikonsumsi oleh pedagang pasar saja, tetapi ternyata kami semakin tertarik karena ada keluarga keturunan cina dan pengunjung wisata yang lain juga makan di warung kecil di pojokan pasar ini.

Lokasinya tidak jauh dari Taman Pintar dan Malioboro, karena ada di dalam pasar Beringharjo yang dekat dengan Toko Progo. 

Sensasi makan di dalam pasar inilah yang kami cari, karena belum kami lakukan. Makan di dapur seperti Sego Geneng dan Gudeg Pawon di Bantul sudah kami lakukan. Nah, makan di dalam pasar pasti membawa sensasi tersendiri.

Soto daging, gulai kambing dan sate-satenya memang enak dan memuaskan hati.


Menu Utama Gulai Kambing, Soto Ayam dan Soto Daging

Sate ayam dan ampela ati enak untuk lauk gule kambingnya.

Irisan daging satenya cukup besar untuk porsi orang dewasa.

Ibu inilah yang punya warung makan ini, Mbak Sum.

Suasana warung Mbak Sum.

Pasar Tradisional Pun Jika Ditata Dengan Baik, Bisa Menjadi Tujuan Kuliner.


Mencari ide memang harus memaksakan diri untuk sudi masuk ke dalam pasar tradisional berburu kuliner yang unik. Harus disadari bahwa magnet kuliner terkadang lebih kuat dari obyek wisata. Jika penataan pasar tradisional bisa menghadirkan pusat kuliner di dalamnya pastilah menjadi daya tarik tersendiri. Pasar tradisional sudah menjadi daya tarik karena "kebutuhan" pengunjung atas keberadaannya, tinggal menaikkan atau menambah fungsi dari pasar ini.

Tapi harus diingat bahwa kunci sukses usaha kuliner adalah di Cita Rasa dan keunikannya. Menu otentik khas Jawa selalu menjadi daya tarik yang luar biasa di Jawa Tengah dan Yogyakarta. 

Kebersihan dan kerapihan tempat kuliner di dalam pasar harus menjadi prioritas ketika nantinya akan diangkat menjadi pusat kuliner. Bahkan di negara-negara eropa pun wisatawan tidak sungkan-sungkan makan di pasar tradisional karena memang sudah direncanakan demikian. 

Itulah sebabnya setiap berkunjung ke daerah-daerah kami selalu menyempatkan diri melihat-lihat potensi daerah di pasar tradisionalnya. Jika memang ada yang layak kami angkat kulinernya maka akan kami promosikan.

Jawa Tengah adalah daerah yang kaya dengan berbagai potensi kuliner, dan setiap pasar tradisionalnya kami yakin juga menawarkan kekhasan produk dan suasana. Jika pasar tradisional di Jawa Tengah bisa disulap menjadi wisata kuliner maka pengaruhnya dalam wisata akan luar biasa.