Laman

  • Home

Senin, 07 Desember 2015

Pada Saatnya Nanti, Pelaku UMKM Cukup Belajar Di Internet

 
eLearning, cara mudah dan murah untuk belajar bagi UMKM


Waktu akan semakin mahal, begitu pula dengan biaya transportasi dan akomodasi. Hal ini harus disadari oleh penggiat UMKM bahwa memberikan pelatihan-pelatihan dengan frekwensi yang padat bisa menggangu aktivitas UMKM dalam produksi dan pemasaran. Harus disadari bahwa kita tidak bisa menyita waktu pelaku UMKM untuk mendengarkan seminar dan workshop kita secara offline, atau bahkan menyita "uang" mereka lebih banyak untuk kegiatan offline.

Perlu berpikir modern untuk solusi masalah ini, dan sebenarnya teknologi pun sudah memadai untuk melakukan pelatihan dengan cara online baik sekedar memberikan informasi dan edukasi melalui internet yang bisa diakses UMKM melalui komputer atau gadget atau bahkan memberikan edukasi audio visual dengan video atau interaksi visual dengan internet. Semua bisa dilakukan, dan seharusnya memang sudah harus dipikirkan oleh para penggiat UMKM.

Jangan mengajak UMKM berpikir digital sementara penggiatnya sendiri masih berpikir konvensional. Jika pelaku UMKM sudah dibiasakan belajar melalui internet dengan praktis maka tanpa terasa mereka akan berubah mindsetnya menjadi digital.

Mengapa Rumah UMKM Lebih Memilih Memberikan Edukasi Melalui RumahUMKM.Net ?

Hal di atas sudah kami sadari benar, keterbatasan waktu dan biaya dari UMKM untuk hanya sekedar ikut pelatihan gratis pun perlu kita pertimbangkan. Mereka butuh belajar, benar, tetapi tidak harus dengan cara meninggalkan aktivitas produksi dan pemasarannya. Tidak pula mereka harus keluar biaya lebih banyak untuk sekedar melakukan perjalanan luar kota dan uang saku.

Itulah sebabnya kami memberikan edukasi melalui RumahUMKM.Net agar jangkauan kami lebih luas, dan bisa dengan mudah diakses di gadget yang dimiliki oleh UMKM. Justru yang penting sekarang adalah bahwa UMKM harus update dengan gadget yang dimilikinya karena gadget sudah merupakan modal usaha yang pokok saat ini. Mulai dari update informasi, edukasi, konsultasi dan sebagainya sudah bisa dilakukan dengan smart phone yang ada saat ini.

Kami sadari benar bahwa ada UMKM kami di pelosok daerah sana, tidak ada waktu dan peluang untuk ikut pelatihan yang dilakukan oleh dinas-dinas terkait sementara mereka bahkan sudah bisa akses internet. Semua yang ingin kami lakukan adalah memberikan edukasi lebih banyak dan lebih sering kepada lebih banyak UMKM di manapun mereka berada. 

Pengembangan eLearning Oleh Rumah UMKM

Membangun eLearning merupakan impian kami, dan kami sudah mulai mengupayakannya. Kami ingin semua materi pelatihan dan edukasi sudah dalam bentuk audio visual, tetapi hal ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit sementara organisasi kami adalah organisasi non profit yang lebih banyak misi sosialnya. Tetapi hal ini tidak akan menyusutkan niat kami untuk terus berupaya dengan mencari sponsor, donatur atau mitra kerja yang bisa mewujudkannya.

Dengan eLearning ini, teman-teman UMKM bisa dengan mudah mendapatkan edukasi yang lebih murah dan lebih mudah tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam mengunjungi tempat pelatihan. Mereka bisa akses edukasi dengan tanpa meninggalkan tempat kerja. UMKM keluar biaya untuk transportasi dan akomodasi, cukup sambil bekerja dan akses internet di gadget mereka dan bisa mendapatkan edukasi yang "setara" dengan pelatihan-pelatihan yang saat ini ada atau bahkan bisa jauh lebih baik.

Sebenarnya sudah adalah prospek mitra dari negara tetangga yang ingin membantu program ini, tetapi pembicaraan masih menunggu progress terbaru. Tetapi kami tidak menutup diri ketika ada pihak yang peduli dengan kondisi dan kebutuhan ini, kami siap melakukan kerjasama.

Untuk materi kami pun tidak mau yang terlalu theoritis, kami butuh support dari sharing para praktisi usaha agar materinya lebih mudah dicerna dan diapplikasikan. Materi audio visual merupakan impian kami, karena lebih mudah dicerna.

Semoga harapan kami ini bisa terwujud dan kami bisa lebih masif membangun edukasi teman-teman UMKM di Jawa Tengah, atau bahkan di seluruh Indonesia.