Laman

  • Home

Minggu, 06 Desember 2015

Membangun Brand Melalui Event : DiahDidi.Com, Cup Cake Decorating Class @ Semesta School

Brand harus senantiasa diingatkan dan sering dikomunikasikan dengan audience agar menjadi Top of Mind. Berbagai kreativitas dalam membangun brand bisa dituangkan dalam pesan dan event agar audience selalu merasa refresh dengan brand kita. 

Bahkan pemilihan audience sendiri pun bagi kami merupakan kreativitas tersendiri. Meskipun kami paham bahwa audience DiahDidi.Com adalah 90% adalah wanita dewasa tetapi untuk kreativitas event kami perlu menyentuh "segmen lain" dalam pengembangan audience kami, yaitu: anak-anak. 

Cup Cake Decorating Class Semesta School

Jumat 14 Desember 2015 lalu, kami mencoba membangun audience baru di SD Semesta School Semarang, yaitu 4 grade. Acara ini memang kebetulan sekali sedang menjadi kebutuhan dari sekolah tersebut untuk membuat cooking class, dan gayung pun bersambut. Kami laksanakan event tersebut dari jam 10.30 sampai dengan 11.30 dengan menyempitkan thema cooking class menjadi Cup Cake Decorating Class karena terbatasnya waktu.

Berikut adalah gambaran singkat event sederhana tersebut melalui foto-foto dokumentasi kami:

Cup Cake Decorating For Kids - DiahDidi.Com (Preparation)

Cup Cake Decorating For Kids - DiahDidi.Com (Preparation)

Cup Cake Decorating For Kids - DiahDidi.Com (Preparation)

4 Grade, SD Semesta School, Antusias Menunggu "Kesibukan".

Acara Dimulai Dengan "Tertib"

Biarkan Mereka Berkreasi, Sekaligus Pahami Karakter Mereka Dari Kreasinya.
 
Semua Berkreasi, Berlomba Mengeksplorasi Diri

Jangan Lupa, Setelah Dihias Boleh Dimakan Lho ...

Selesai Dihias, Difoto Bersama Creatornya ... Dan Selanjutnya Bonus CILOK ISTIMEWA.

Miss Ike Membagikan CILOK Bagi Yang Sudah Selesai Mendekorasi Cup Cake.

Pasca event kami mendapatkan feed back positif dari guru-guru dari Semesta dan terutama ... Mother Club ! Sebenarnya target terakhir inilah yang kami incar untuk pengembangan audience kami secara offline.

Cilok Ebi Istimewa DiahDidi.Com

Audience berkembang, testing produk baru dapat, inilah yang kami dapatkan dari event ini. Sebenarnya produk TEPUNG CILOK EBI yang kami jadikan bonus dalam event ini merupakan test produk tersebut kepada anak-anak international school, bahkan anak-anak yang berkebangsaan Turki dan Kirkiztan pun suka banget makan ini. Sebuah masukan dari hasil event yang paling menarik, sehingga selanjutnya DiahDidi.Com akan mengembangkan produk ini dalam bentuk premix.

Kadang ide kreatif baru muncul setelah produsen berinteraksi dengan pasar dan melihat reaksi pasar terhadap produk-produknya. Response pasar ini harus disikapi dengan cermat agar pengembangan produk kita selanjutnya tidak berdasarkan "keinginan" dari produsen melainkan karena response dari pasar.

Dari audience sendiri, feed back dari mother club Semesta merupakan "modal" kami dalam membangun gelombang "word of mouth" (getok tular) yang akan dimulai saat anak-anak peserta cooking class bercerita kepada orang tuanya. Promosi berawal dari informasi dan referensi secara bersamaan ini.

Jika dicermati, inilah sebenarnya tahapan-tahapan awal membangun sebuah brand untuk bisa lebih dikenal lebih luas dan brand tersebut "touchable" (dapat "disentuh") oleh audience-nya.


Sebagai Referensi

Jika sebelum-sebelumnya kami hanya memberikan theory membangun brand, maka dalam tulisan ini kami memberikan kasus nyata bagaimana membangun brand. Karena kami adalah praktisi maka tidak sepantasnya kami hanya memberikan theory, melainkan harus juga memberikan contoh nyata.

Harapan kami dari tulisan ini adalah teman-teman UMKM bisa mencoba membuat event sendiri (meskipun sederhana) untuk membangun brand-nya, tidak hanya menunggu fasilitas dari pemerintah untuk pameran saja. Yang paling penting dalam membangun event adalah: venue (tempat event), publikasi (media) dan sponsor (biaya) selain dari SDM yang melaksanakan event tersebut.

Pameran hanya bisa membantu mengenalkan produk anda kepada audience, tetapi belum cukup kuat untuk membangun brand sendiri. Yang paling ideal adalah teman-teman UMKM mampu membuat event atas nama sendiri.

Silahkan mencoba, jika kreatif pasti bisa !