Laman

  • Home

Rabu, 30 Desember 2015

5 Tips Mendapatkan Investor Untuk Usaha Startup Anda

Bob Rice
Investor Bob Rice

Investor Bob Rice telah membantu banyak startup naik kelas. 

Dia mengatakan pengusaha memiliki jendela waktu yang terbatas untuk mengesankan VC (venture capital) dan mempresentasikan ide mereka, "hampir seperti headline di surat kabar."

"Anda harus bisa menunjukkan poin anda dalam satu menit saat Anda mendapatkan perhatian seseorang ... sebelum mereka mulai mengembara lagi," kata managing partner di Tangent Capital. "Ini hampir seperti headline di koran." 

Ini berarti bahwa sebelum Anda menceritakan seluruh kisah Anda, Anda perlu memberitahu bagian terpenting dari cerita Anda terlebih dahulu. "Investor yang juga kontributor di "Buzzword of the Day" dalam Money Moves Segment ini, yang dalam show pertamanya memberikan nasihat kepada para pengusaha tentang investasi alternatif, atau cara untuk mengumpulkan uang dalam bisnis selain jalur angel investor  dan VC.

Team Business Insider berhasil menemui Bob Rice
untuk mengumpulkan beberapa tips bagi pengusaha:




1. Jadilah Orang yang Benar-Benar Jujur.


Ini berarti bahwa jika Anda tidak benar-benar tahu jawabannya, maka Anda harus mengakui bahwa Anda tidak mengetahuinya. Dalam pertemuan ini, Bob Rice mengatakan bahwa investor "bertaruh pada joki, bukan kuda.""Jika tercium ada bau sesuatu yang tidak benar, maka berakhir sudah."

2. Lakukan PR Anda Dalam Kompetisi.


"Ini sangat tidak mungkin bahwa tidak ada orang lain yang telah memikirkan ide ini," kata Rice. "Jika saya bertanya kepada Anda bagaimana perusahaan Anda berbeda dari perusahaan yang begitu dan begitu dan Anda memberi pandangan yang kosong kepada saya, maka saya akan berpikir, 'Oh, man (Ya ampun)."

Sebaliknya, Anda harus mengatakan sesuatu seperti "Nah, tidak ada orang lain yang melakukannya seperti kita, tetapi kompetisi terdekat kami adalah X, Y dan Z." 

3. Jangan Terlalu Terbawa Visi Anda. 

Anda harus percaya pada ide Anda, tetapi Rice mengatakan untuk tidak menampakkan kesan bahwa Anda "minum begitu banyak Kool-Aid" (terlalu percaya diri tanpa alasan yang kuat) sehingga mengesankan Anda tidak mendapatkan pembinaan dengan baik."

"Ini kencan pertama. Anda sedang mencari semacam bentuk investasi jangka panjang. Harus ada kepercayaan. Saya lebih baik mendapatkan kesan langsung bahwa Anda adalah orang yang menyenangkan, Anda akan bekerja dengan baik dengan orang lain, bahwa Anda layak diperkenalkan di depan mitra saya dan bahwa Anda tidak akan menjadi egomaniak."

"Ada pergeseran keberuntungan sepanjang waktu. Saya ingin tahu bahwa saya bermitra dengan seseorang yang memiliki urgensi untuk mendapatkannya (investasi) secara cepat, tetapi juga fleksibilitas untuk membuat perubahan dalam hal "terjadi sesuatu" di perjalanan." 

4. Pastikan Anda Melempar Umpan Kepada Investor Yang Tepat.

Sekali lagi, lakukan pekerjaan rumah Anda terlebih dahulu dan mencari seseorang yang tertarik dalam bidang ini atau seseorang yang akan menulis cek kepada Anda ketika dibutuhkan.

"Kebanyakan VC akan melalui checklist dan semuanya harus memenuhi kriteria kami. Jika kami vegetarian, kita tidak ingin melihat steak."

5. Tindak Lanjuti, Tapi "Jangan Jadi Hama".


Di akhir pertemuan awal, mintalah kepada investor ketika Anda berharap untuk mendengar kabar dari mereka. Kebanyakan investor akan menghubungi Anda secepatnya jika mereka tertarik.

"Saat ini, hal-hal yang terjadi lebih cepat daripada dulu. Jika Anda menghabiskan enam bulan menunggu waktu berpikir tentang kesepakatan itu, maka benefit pengusaha yang telah ada akan hilang."

Jika hal ini terjadi, maka berarti Anda harus bisa menindaklanjuti, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan lontaran berita. Misalnya, hubungi investor dan berkata "Oh, kami tidak tahu jika Anda telah melihat, tapi hal ini sudah berlalu ...".

Dengan begitu, Anda bisa mencari prospek investor lain yang berminat dengan proposal Anda.

Saat ini agar pengusaha menjadi sukses, Rice mengatakan bahwa mereka "harus lebih berkewirausahaan, karena ada beberapa pergeseran permanen dalam cara kerja kewirausahaan."