Laman

  • Home

Rabu, 02 Maret 2016

Membuat Model Bisnis

Start Up - Model Bisnis

Model bisnis adalah cara yang paling mudah dan sederhana untuk menggambarkan bisnis yang ada di pikiran Anda.
Banyak orang kesulitan untuk menceritakan bisnis yang ada di pikiran mereka. Salah satu solusinya adalah dengan membuat model bisnis. Berikut ini ada video sederhana mengenai dua orang entrepreneur yang sedang mempresentasikan bisnisnya kepada para investor. Bagaimana cara mereka mempresentasikan bisnis dengan cara yang menarik?


Teman-teman, apakah sudah memahami kanvas model bisnis (business model canvas)? Sekarang Finansialku dan Netizen akan membahas mengenai cara membuat model bisnis.

Kanvas bisnis model adalah hasil penelitian yang dilakukan oleh Alexander Osterwalder dan kawan-kawan. Kanvas bisnis model ini terdiri dari Sembilan blok yang membantu seseorang merumuskan ide bisnis menjadi sebuah model bisnis. Tentu saja model bisnis yang lebih terstruktur. Berikut ini tampilan dari kanvas model bisnis.

 

1. Customer Segments

Blok pertama yang adalah Customer Segments
Customer segments berisi mengenai siapa customer Anda? Produk atau layanan Anda akan dijual ke siapa? Idealnya lakukan riset untuk memastikan customer segments Anda. Contoh jika Anda menjual produk-produk fashion di online store, maka segment yang tepat Anda adalah anak-anak remaja.

2. Value Proposition

Blok kedua adalah Value Proposition
Value proposition berisi produk atau layanan apa yang Anda tawarkan? Dalam bisnis selalu ada produk atau jasa yang ditawarkan.

3. Channels

Blok ketiga adalah Channel
Bagaimana Anda memberikan layanan Anda kepada customer? Bagaimana cara customer dapat memperoleh produk Anda. Contoh channel adalah website atau toko tradisional.

4. Customer Relationship

Blok Keempat adalah Customer Relationship
Customer relationship menggambarkan hubungan Anda dengan customer.

5. Revenue Streams

Blok Kelima adalah Revenue Streams
Adalah gambaran darimana saja anda akan mendapatkan penghasilan dari bisnis ini.

6. Key Resources

Blok Keenam adalah Key Resources
Sumber-sumber daya unggulan yang dimiliki untuk mengelola bisnis ini.

7. Key Activities

Blok Ketujuh adalah Key Activities

Kegiatan-kegiatan utama dalam mengelola bisnis.
8. Key Partners

Blok Kedelapan adalah Key Partners

Siapa saja yang akan menjadi partner bisnis kita ?

9. Cost Structures

Blok Kesembilan adalah Cost Structures

Struktur biaya yang menyertai bisnis ini.

Cukup sederhana bukan, 9 cara membuat model bisnis. Teman-teman silahkan coba untuk membuat model bisnis yang dapat manggambarkan ide bisnis Anda.


Kesimpulan

9 Tahap membuat Model Bisnis ala Osterwalder:
  1. Tentukan customer segment.
  2. Tentukan produk, layanan atau value proposition.
  3. Bagaimana cara menyampaikan produk kepada customer.
  4. Bagaimana relasi yang akan dibentuk antara customer dan bisnis.
  5. Tentukan darimana sumber pendapatan atau revenue streams.
  6. Tentukan sumber daya yang dibutuhkan atau key resources.
  7. Tentukan aktivitas utama dalam bisnis atau key activities.
  8. Tentukan siapa partner utama yang diperlukan dalam bisnis atau key partners.
  9. Terakhir darimana saja sumber pengeluaran atau cost structures.

Berikut ini video yang diproduksi oleh Strategyzer yang menjelaskan 9 tahap membuat model bisnis.


Sumber:

Alexander Osterwalder dan  Yves Pigneur. 2010. Business Model Generation: A Handbook for Visionaries, Game Changers, and Challengers. John Wiley and Sons: New Jersey. www. BusinessModelGeneration.com