Laman

  • Home

Rabu, 21 Oktober 2015

Masih Seputar Branding Kemasan

Kami masih akan terus-menerus aktif memberikan referensi kemasan dan edukasinya kepada pelaku UMKM untuk membantu peningkatan desain dan kualitas kemasannya. Informasi berbentuk visual akan lebih mudah dicerna oleh teman-teman UMKM daripada theory yang panjang dan bertele-tele.

Desain yang baik terlahir dari kemampuan desainer mengangkat pesan produk tersebut kepada konsumen, pesan tersebut berupa informasi "perbedaan" produk tersebut terhadap pesaing. Hal lain yang penting dan sering saya lihat selalu menjadi kelemahan UMKM dalam melakukan desain kemasan adalah "foto produk". Sebuah foto yang "mampu bercerita" dan "membawa pesan" yang dimaksudkan.

Berikut adalah contoh-contoh visual desain yang menarik dan bertaraf internasional yang kami harapkan bisa menginspirasi teman-teman UMKM di Jawa Tengah.


Kemasan Menarik Untuk produk Roti

Desain Menarik Untuk Bumbu

Kemasan Coffee Berbagai Varian

Kemasan Coffee Tampak Samping


Ini Kemasan Minuman Juice.

Kemasan Coffee Dalam Botol

Kemasan Minuman Berasa Jeruk

Kemasan Telur


Coba mulai bandingkan desain dan daya tarik kemasan ini dengan desain-desain yang sedang kita coba kembangkan, sekarang kita punya referensi dan contoh yang cukup inspiratif. Lihat betapa desainer kemasan sangat mampu mengangkat "nilai" dan "perbedaan" dari produk yang dikemasnya. Jika kemasan sudah sampai taraf ini, maka produk tersebut mampu "menjual" dirinya sendiri.

Branding Kemasan

Kemasan atau packaging yang bagus akan mendongkrak penjualan suatu produk. Selain menjadi bagian dari strategi pemasaran, kemasan yang baik adalah kemasan yang dapat menjaga kualitas produk di dalamnya.  Hal demikian merupakan syarat yang harus ada untuk menjaga produk agar tetap dalam kondisi yang baik dan layak ketika sampai di tangan konsumen. Terutama untuk produk olahan berupa makanan dan minuman, kemasan dengan desain menariklah yang dapat menarik hati konsumen. 

Usaha Kecil Menengah (UKM), juga perlu berbenah dalam pengelolaan packaging atau desain kemasannya. Hal ini harus dilakukan agar citra produk UKM juga mampu tumbuh sejajar dengan produk industri yang sudah lama beredar di pasaran. Selain untuk mempercepat pertumbuhan pasar, desain kemasan yang eye catching, terbukti mampu mendongkrak harga atau menambah added value sebuah produk.
 
Bertambahnya nilai suatu produk juga berarti bertambahnya nilai produk secara ekonomi. Contoh sederhananya adalah sebagai berikut. Produk olahan singkong goreng dijual menggunakan plastik polos biasa berwarna putih transparan mungkin hanya laku dikisaran harga Rp 5.000. Mulailah merubah kemasan dengan desain yang menarik serta warna yang yang membuat konsumen melirik, pastinya akan memiliki nilai lebih dari sekedar Rp 5.000. Bukankah strategi branding kemasan ini dapat memberi keuntungan lebih?
 
Tidak hanya itu, produk dengan desain kemasan yang bagus juga dapat memiliki bargaining position atau nilai tawar yang tinggi, bahkan akan lebih mudah masuk di supermarket dan mal berkelas. Terlebih lagi dapat menembus pasar ekspor.
   
Bagaimana cara mendesain kemasan yang menarik ? 

  1. Gunakan brand name yang unik dan berbeda, sesuai dengan keunikan dan ciri khas produk yang dimiliki.
  2. Ambil tagline produk yang simple dan berkesan
  3. Tentukan warna dominan yang akan digunakan, pelajari psikologi warna berkaitan dengan selera konsumen. 
  4. Bersama desainer packaging, buat konsep kemasan yang tidak biasa, secara bentuk visual tentu dengan memperhatikan aspek kemudahan membawa dan membuka kemasan.
  5. Labelkan tanggal kadaluarsa, izin dari Dinas Kesehatan maupun Badan POM. Terlebih lagi cantumkan halal produk atau MUI.
  6. Cantumkan daftar bahan yang anda gunakan dalam produk tersebut, berikut dengan uraian bagaimana cara mengkonsumsinya.
  7. Terakhir, sertakan pula nomor untuk suara konsumen yang akan memberikan kritik saran nya demi perbaikan produk itu sendiri.
 
Beberapa hal tersebut, sebaiknya segera anda lakukan agar produk dan brand anda mampu melejit di pasar konsumen. Menjadi pengusaha UKM yang melek desain kemasan itu sebuah keharusan. Jika bukan anda sang penemu dan pemililk produk yang akan membesarkan brand anda, lantas siapa lagi ?

Logo Usaha


Mengapa kita memulai dari logo ? Sebab logo adalah kebutuhan dasar dalam materi pemasaran perusahaan. Kebutuhan basic sebagai identitas perusahaan. Ibarat nama seseorang yang begitu pentingnya, logo pun juga begitu, logo berperan sebagai ciri khas perusahaan, sekaligus identitas yang menunjukkan differensiasinya sebagai sebuah bisnis yang memiliki keunggulan dan perbedaan sesuai core competency yang diwakilinya. 

Selain sistem manajemen yang harus terstandarisasi dengan baik, keberadaan logo yang memukau juga berbanding lurus dengan keberadaan sistem perusahaan yang harus baik. Meskipun produk dan jasa yang pertama kali harus dicitrakan dan harus memiliki keunggulan, customer dan partner bisnis juga akan melihat konsep logo yang ada. Kredibilitas usaha sekaligus eksistensinya juga akan dilihat dari adanya desain kreatif bernama logo usaha.

Visualisasi Desain Logo

Pada dasarnya logo merupakan bentuk visualisasi dari sebuah ide bermakna. Ide tersebut akan muncul setelah seorang designer mempelajari dan memahami materi esense yang ingin dituangkan dalam visual logo. Esense tersebut dapat berupa makna, filosofi, nilai atau budaya organisasi perusahaan (corporate culture). Perusahaan yang menyadari hakikat sebuah branding maka akan membuat identitasnya sebaik mungkin. Salah satu identitas utama bagi perusahaan adalah sebuah logo. Dengan logo, masyarakat dapat mengenali perusahaan dan mengingatnya dengan baik. Penciptaan logo yang berhasil adalah logo yang mampu mentransfer brand esense kepada masyarakat melalui visualnya.
 
Bagaimana dengan logo animasi ? 
 
Pada logo animasi memang berbeda dengan sebuah logo icon. Logo icon memiliki makna yang tersembunyi dibalik warnanya, bentuknya, sudutnya, perspektif dan lainnya. Logo animasi akan secara terang-terangan memunculkan makna yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Misalnya sebuah brand rumah makan yang sangat mengunggulkan masakan dengan level pedasanya, maka ia akan secara terang-terangan memvisualisasikan logo dengan gambar cabai, atau animasi dengan ekspresi wajah yang kepedasan. Hal demikian berbeda dengan sebuah perusahaan yang hanya menggambarkan brand esensenya dalam sebuah icon abstak bermakna atau bentuk yang unik tetapi memiliki pesan mendalam.

Foto Produk

Tak kalah pentingnya adalah foto produk, kemampuan kita mengangkat nilai produk kita dalam sebuah gambar adalah salah satu kunci sukses dalam menarik konsumen. Jangan main-main dengan foto produk dan berinvestasilah anda untuk foto produk yang bagus. 

Kadang kita perlu seorang product photographer untuk membantu kita menghasilkan foto produk yang bagus dan menarik. Itulah investasi kita untuk pemasaran produk kita.

Komunikasi Brand

Apakah setelah kemasan selesai, urusan branding kita pun akan selesai ? Belum, justru kita sedang memulai langkah panjang untuk melakukan komunikasi brand kita kepada konsumen. Upaya-upaya promosi, publikasi dan edukasi kepada pasar harus senantiasa dilakukan secara kontinyu untuk membangun awareness masyarakat.
Justru bagian ini lebih membutuhkan biaya daripada langkah awal mendesain dan memproduksi kemasannya.  Bagaimana kita kreatif dalam memanfaatkan semua media yang ada merupakan langkah sukses kita dalam membangun brand kita.

Bagaimana pun "pengalaman" konsumen setelah "melihat" kemasan kita dan membelinya adalah hal yang paling mahal untuk ktia capai, sehingga bisa dikatakan "sales" adalah promosi yang paling efektif karena konsumen memiliki "pengalaman" memutuskan membeli dan mendapatkan kepuasan atas produk yang dibelinya.