Laman

  • Home

Jumat, 04 September 2015

Peluang-Peluang Bisnis di Tengah Krisis Ekonomi


Kondisi Krisis Membawa Dampak Gelombang PHK
Ada beberapa pakar ekonomi yang menyatakan bahwa Indonesia belum masuk kategori krisis, tetapi kondisinya kritis, ada juga menyatakan bahwa Indonesia sudah masuk dalam kondisi krisis dan ada pula yang mengatakan bahwa kondisi Indonesia masih aman-aman saja. Silahkan saja, tetapi ketika kita mencoba realistis dengan melihat kondisi banyak perusahaan dan industri yang sudah tidak mampu mengakomodir belanja bahan baku impor karena dolar yang tinggi dan segera melakukan rasionalisasi dengan salah satu usahanya adalah PHK maka baik krisis maupun tidak krisis ini merupakan kondisi yang berbahaya.

Bahkan beberapa perusahaan sudah ada yang tutup operasi baik sementara maupun permanen, karena tidak mampu lagi membiayai operasional perusahaan. Memang sementara ini justru perusahaan menengah dan besar yang sudah melakukan rasionalisasi, sementara skala kecil (UMKM) yang terkena imbas adalah produsen yang tergantung dengan bahan baku impor seperti pengrajin tahu dan tempe, produsen kue dan roti dari bahan terigu dan sebagainya.

Gelombang PHK harus disikapi dengan posistif dengan mengajak para korban PHK untuk membangun mental kewirausahaan agar waktunya tidak tersita oleh kebingungan dan pengaruh negatif lainnya. Ada beberapa pengamatan bisnis yang mampu bertahan dalam kondisi krisis sebagaimana krisis sebelum-sebelumnya, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk pemilihan usaha dari teman-teman yang menjadi korban PHK.
  1. Bisnis Kuliner Tradisional.  Bisnis kuliner tradisional adalah bisnis kuliner yang mengolah bahan-bahan tradisional (lokal) menjadi makanan khas daerah tersebut. Ketika bahan-bahan impor mahal maka masyarakat akan "kembali ke asal", yaitu kembali mencintai makanan tradisionalnya lagi. Tetapi semua harus tetap berpegang pada konsep cita rasa, gaya hidup, daya beli, kualitas produk dan produksi dan bagaimana memahami pemasarannya. Kreativitaslah yang akan menjawab bisnis kuliner tradisional mampu memenuhi gaya hidup. Bukan berarti yang tradisional tidak mampu tampil modern lho !
  2. Bisnis Jasa Jika anda memiliki sebuah keahlian, skill pada bidang tertentu anda bisa memanfaatkannya untuk sebuah peluang bisnis anda terutama korban PHK yang telah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang banyak dalam bidang tertentu di perusahaan. Mereka bisa memulai usaha konsultasi sesuai dengan keahlian dan pengalamannya. UMKM butuh sentuhan konsultan yang semacam ini.
  3. Jual Barang Bekas. Saat dollar merangkak naik, akan mengakibatkan berbagai produk elektronik atau barang import juga akan mengalami kenaikan harga. Saat kebutuhan akan produk tertentu besar namun dengan naiknya harga jual, kebanyakan pembeli menahan pembeliannya dan mengalihkan kebarang second hand/bekas. Kemampuan dari para ahli untuk merekondisi produk bekas menjadi seperti baru lagi merupakan assset yang penting dalam bisnis ini.
  4. Jasa Sub Contracting. Banyak perusahaan besar yang terbebani dengan jumlah karyawan yang besar yang menyebabkan overhead cost menjadi besar apalagi ketika dihadapkan pada kondisi kenaikan semua harga. Alternatif untuk perusahaan besar tersebut untuk bisa bertahan adalah melakukan sub contracting untuk menekan biaya overhead. Ada perusahaan yang melakukan PHK karyawan untuk kemudian menawarkan kepada eks karyawannya untuk menjadi sub contractor di perusahaannya, karena perusahaan sudah tahu kemampuan dan ketrampilan dari eks karyawan-karyawannya tersebut.
  5. Produk Discount. Produk berkualitas dengan harga murah (bukan bekas) pada saat krisis pasti akan banyak dicari orang, bagi yang memiliki kemampuan mendapatkan produk-produk tersebut karena jaringan kerjanya terdahulu memiliki peluang usaha menjual produk discount, terutama untuk produk-produk yang bermerk. Keingingan memakai produk produk bermerk masih akan tetap kuat dan hal ini merupakan peluang yang bagus untuk usaha.
  6. Agro Bisnis & Peternakan. Nah, jangan lupakan yang terakhir ini karena seharusnyalah bisnis agro dan peternakan menjadi pilar ekonomi Indonesia. Ketikan basis produksi di agro dan peternakan kuat maka krisis apapun yang terjadi tidak akan terasa dampaknya, terutama untuk kestabilan ekonomi. Mulailah bercocok tanam dan beternak untuk memberikan peluang kepada kita melihat kembali "hubungan" kita dengan alam.
Demikian beberapa hal yang bisa menjadi peluang bisnis kita saat krisis, semoga bisa memberikan penyegaran.