Laman

  • Home

Senin, 04 April 2016

Kerajinan Tembaga Cepogo yang Mendunia

Bagi teman-teman eksportir di Jawa Tengah, mungkin kerajinan tembaga dan kuningan dari Cepogo - Boyoalli sudah tidak asing lagi, tetapi bagi masyarakat umum mungkin banyak yang belum tahu bahwa Boyolali menyimpan potensi produk yang cukup berkelas ini.

Produk ini selalu menjadi andalan Kabupaten Boyolali untuk mendobrak pasar ekspor dengan kategori handicraft atau home decoration. Pada era tahun 1998 - 2004 saat kami masih berkutat di bidang ekspor furniture dan handicraft, produk ini pernah cukup tenar dengan sentuhan desain dari rekanan kami yang berasal dari Jepang dan bermukim di Yogyakarta yaitu Evin Oshima, saat ini Evin Oshima sudah bermukim di Philipina. Pada era tersebut desain-desain kerajinan tembaga yang banyak dijumpai kebanyakan terinspirasi oleh desain-desain dari desainer handicraft tersebut sebagaimana juga kerajinan batu yang saat ini terinspirasi dari desain Out of Asia dari era sebelumnya. Dunia handiraft di Yogyakarta, sebagai pusat handicraft, memang tidak lepas dari pengaruh desain Tala (Evin Oshima) dan Out of Asia (Warwick Purser).

Tetapi boleh dibilang saat ini pengrajin handicraft di Boyolali sudah mulai mampu mengembangkan sendiri desain-desainnya, desain yang sudah tersentuh modernisasi sudah mulai berkembang oleh generasi penerus di Cepogo - Boyolali. Semua karena pengaruh dari trend pasar handicraft dan home decoration saat ini.









Salah seorang pelaku UMKM dari Boyolali yang sekarang bermukim di perbatasan Boyolali dan  Solo, yang berbasis desain, mengingatkan saya kembali untuk menengok era keemasan handicraft di masa-masa lalu. Kebetulan juga pelaku UMKM ini adalah mantan staf desain saya sewaktu saya masih aktif di ekspor furniture. Betapa dulu kerajinan ini yang membawa Boyolali dikenal oleh pembeli kami dari USA, Eropa, Jepang dan Korea.

Saat tahun 2000-an, sepertinya begitu mudahnya menjual pesona tembaga ini kepada pembeli mancanegara dan seperinya kami ingin membawa era itu di saat-saat ini. Mungkin dengan menyegarkan kembali desain-desain kerajinan tersebut keinginan pasar akan tergugah kembali, karena saat ini pasar ekpsor sudah mulai lagi menggeliat untuk kebutuhan produk ini.

Selain ekspor produk ini pun sudah mulai digemari pasar lokal untuk home decoration di restoran dan hotel-hotel, dan inipun merupakan pasar yang menggiurkan bagi para pengrajin yang saat ini pun sudah berganti generasi yang lebih muda dan lebih mampu memahami keinginan pasar yang sekarang.

Sudah saatnya prospek kerajinan tembaga di Cepogo - Boyolali bersinar kembali.