Laman

  • Home

Rabu, 23 September 2015

Klinik Bisnis Rumah UMKM, Hari Pertama Pembukaan Pameran Produk Unggulan Klaster UMKM Jawa Tengah

Hari ini, Rabu 23 September 2015 Gelaran Pameran Produk Unggulan Klaster UMKM Jawa Tengah resmi dibuka. Pameran yang berlangsung di Mall Paragon Semarang ini akan berlangsung dari tanggal 23 - 27 September 2015 yang diikuti oleh semua kota/kabupaten se-Jawa Tengah yang menampilkan produk unggulan masing-masing.

Pada kesempatan ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, Rumah UMKM diminta mengisi Klinik Bisnis khusus promosi dan marketing bersama dengan instansi lain yang memberikan konsultasi di bidang pembiayaan, HAKI, sertifikat halal, dan mesin tepat guna.








Di hari pertama ini, beberapa pengunjung memanfaatkan klinik bisnis on the spot Rumah UMKM, mulai dari UMKM pengrajin kulit, Event Organizer, Produsen Pet Care, Produsen Briket Arang, Pemkab Banjarnegara, Prosesn Carica dan UMKM dari Salatiga.

Kondisi nilai tukar dolar terhadap rupiah yang sangat tinggi, menyebabkan harga bahan baku kulit  melonjak tajam. Produsen kerajinan kulit perlu berkreasi dan berinovasi membuat produk dengan kandungan kulit yang "dikurangi" dan dikombinasi dengan bahan lokal lain. Produsen juga harus fokus pada reseller, agen atau distributor, bukan kepada customer akhir.

Mengedukasi kawula muda dengan paket-paket wisata kreatif menjadi topik diskusi kami dengan UMKM Event Organizer. Bagaimana memberikan kawula muda peluang usaha di bidang pariwisata merupakan tantangan yang menarik bagi kami yang berkecimpung dalam dunia kreatif.

Produk Pet Care merupakan ide kreatif dari UMKM di Semarang, pasar yang "khusus" justru menghindarkan pelaku UMKM terhindar dari persaingan yang ketat dan memberikan peluang margin laba yang lebih besar. Bagaimana mengelola pasar "khusus" ini justru sangat menjadi sangat menarik bagi kami, karena pasar ini justru pasar yang loyal dan sangat segmented.

Dalam kondisi iklim yang kurang menguntungkan saat ini, produsen carica terganggu supply bahan baku sehingga dalam jeda "tidak ada bahan baku" ini produsen carica harus berinovasi dengan bahan baku lain yang bisa mensubstitusi carica. Produk baru ini nantinya akan menjadi produk pengembangan dari pelaku UMKM yang bisa disejajarkan dengan produk carica. Di sinilah kami memberikan solusi produk alternatif tersebut.

Impor mesin menghadirkan permasalahan bagi UMKM produsen briket arang, ketika mereka tidak memiliki legalitas dan impor licence. Tetapi hal tersebut bisa disikapi dengan cerdik dengan menggunakan jasa perusahaan logistik, yang bisa memberikan pelayanan impor "all in" kepada klien UMKM yang belum punya legalitas dan impor licence.

Justru diskusi yang paling menarik hari ini adalah ketika pemkab Banjarnegara berkonsultasi bagaimana mengembangkan konsep wisata guna mengembangkan UMKM di Kabupaten Banjarnegara. Diskusi kami berlangsung lebih dari 1 jam, dengan menghadirkan beberapa solusi dan alternatif solusi bagi pemkab Banjarnegara, mulai dari solusi promosi potensi daerah sampai dengan pemberdayaan SDM pengelola wisata kreatif.


Diskusi kami diakhiri dengan masukan dan saran kemasan kepada UMKM binaan kami dari Salatiga, terutama bagaimana membedakan kemasan untuk pasar modern dan pasar toko online. Pemilihan bahan yang kuat dan aman ketika supply toko online merupakan tuntutan yang harus dipenuhi karena pelaku toko online tidak bisa "mengendalikan" handling dari kurir. Satu-satunya solusi adalah memperbaiki bahan kemasan yang kuat dan aman untuk produk.

Rumah UMKM akan melayani Klinik Bisnis 2 kali selama pameran ini, yaitu saat pembukaan dan penutupan pameran pada hari Minggu 27 September 2015. Bagi yang belum sempat berkonsultasi hari ini, masih bisa kami layani pada hari Minggu mendatang.