Laman

  • Home

Senin, 07 September 2015

Abon LeleQu Tegal Mendaftar Jadi Anggota Kadin Jateng

Senin siang ini Mas Nopi Sugiyanto, pelaku UMKM dari Tegal Jawa Tengah menyempatkan diri datang ke Rumah UMKM untuk berdiskusi dan sekaligus mendaftar keanggotaan Kadin Jateng untuk UMKM.Sebelumnya beliau ada acara di Disperindag Propinsi Jawa Tengah dan MUI Jateng untuk perpanjangan sertifikat halal. 

Pada kesempatan ini masalah supply kemasan menjadi kendala pelaku UMKM karena untuk kemasan kaleng beberapa produsen sudah banyak yang sedang "istrirahat" operasi atau bahkan sudah ada yang tutup. Untuk mengatasi hal ini, terpaksa pelaku UMKM harus mencoba alternatif bahan kemasan yang lain yang lebih mudah didapatkan di pasaran.

Masalah Promosi dan Pemasaran

Sebagaimana pelaku UMKM lainnya, produk Abon LeleQu juga masih membutuhkan upaya promosi yang lebih masif lagi untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat karena memang belum banyak masyarakat yang mengenal produk ini. Pemasaran saat ini yang dilakukan masih dengan cara online, meskipun sudah cukup bagus pemasarannya, Mas Nopi juga ingin menembus pasar konvensional seperti Toko Oleh-Oleh maupun Pasar Modern.

Pada konsultasi hari ini, kami menyarankan kemitraan pelaku UMKM produsen dengan para reseller dan agen yang bisa digandeng untuk melakukan pemasaran produk Abon LeleQu ini. Dengan cara ini produsen bisa lebih fokus untuk memikirkan masalah kualitas produk, meningkatkan kapasitas produksi dan kontinuitas supply.

Gaya malu-malu Mas Nopi dengan produknya.

Printing kemasan Abon LeleQu

Kemasan Abon LeleQu

Konsultasi UMKM di Rumah UMKM
Beberapa pengembangan produk olahan ikan lele pun sedang diusahakan untuk memberikan variasi produk dari Tegal ini. Berapa ukuran kemasan pun dipertimbangkan untuk membidik pasar yang berbeda, terutama ketika mau membidik pasar konvensional dan pasar modern.

Mas Nopi menyadari betul bahwa kemasan produk sangat penting dalam penjualan, sehingga tidak ada henti-hentinya untuk selalu melakukan inovasi dalam kemasan. Bahkan ketika pemasaran dilakukan secara online, beliau juga menyadari bahwa company profile dari perusahaan harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembaca tertarik dengan desain company profilenya.

Cover company profile Abon LeleQu

Pada kesempatan ini pun kami dampingi Mas Nopi yang ingin menjadi anggota Kadin Jateng dan masuk ke GetAsean.Com untuk upaya promosi dan pemasaran yang lebih luas. Saat ini kapasitas sekali proses yang memakan waktu selama 3 hari ini adalah 500 kaleng dan selanjutnya bisa produksi 500 kaleng per hari.

Pelayanan pendaftaran keanggotaan Kadin Jateng

Semoga UMKM yang lain juga bisa segera bergabung dengan kami untuk bisa kami bantu promosi produknya dan jaringan pemasarannya.