Laman

  • Home

Kamis, 06 Agustus 2015

Berapa Orang yang Tahu Produkmu Hari Ini ?!



How many people you call today Miss ?!
Pemahaman sederhana dari promosi adalah "memberitahukan" kepada "lebih" banyak orang mengenai produk anda, dan memberikan pesan-pesan komersial untuk mencoba memiliki pengalaman dengan produk anda.

Yang akan ada beritahukan kepada orang adalah sebuah "pesan", pesan yang membuat orang terbangun rasa keingintahuan dan kemauannya untuk memiliki pengalaman dengan produk anda, baik dengan merasakan cita rasanya, kinerja produk maupun layanan yang terkait dengannya.

Seorang pemasar yang baik adalah orang yang mampu membangun pesan "yang tepat" dan mampu menyampaikannya kepada customer "dengan benar". Kemampuan inilah yang akan dibangun oleh pemasar itu sendiri dalam dirinya. Kemampuan lain dalam mendesain pesan untuk bisa secara berantai didistribusikan kepada orang lain juga merupakan hal yang penting dalam dunia pemasaran, dengan kata lain pemasar atau pelaku promosi harus mampu merancang pesan yang bisa menghasilkan "gethok tular (word of mouth)" dengan cepat dan luas.

Dengan perkembangan teknologi informasi sekarang ini, maka pemasar juga dituntut ikut bisa memanfaatkannya dalam menunjang kinerja pemasarannya. Social media adalah alat, dan kinerja alat adalah tergantung dari operatornya. Jika operator mampu memanfaatkan social media dengan benar, maka kinerja pemasarannya akan jauh terbantu sebagaimana yang kami lakukan saat ini.

Social media adalah sarana termurah dan terefektif saat ini.
Bagaimana membangun pesan yang tepat untuk produk anda ?

Seorang harus memiliki pengetahuan yang kuat terhadap product knowledge produk yang dipasarkannya, baik secara teknis mapun secara proses produk itu dibuat. Pengetahuan terhadap strategy dan policy manajemen juga merukan suatu keharusan karena inilah yang akan menentukan arah strategi marketingnya. 

Seorang pemasar juga harus mengasah interpersonal skillnya, baik dalam hal komunikasi (introduction, penawaran, negosiasi dan closing the deal), koordinasi dan eksekusi maupun ketrampilan-ketrampilan yang lain. Yang harus dimiliki oleh seorang pemasar adalah data base customer dan kemampuan membangun jaringan pemasaran.  

Membangun pesan yang tepat dimulai dari memahami tujuan pemasar memasarkan produk tersebut dan efek apa yang diinginkan perusahaan dari aktivitas marketingnya. Memahami kondisi dan posisi perusahaan saat ini merupakan landasan merumuskan permasalahan yang harus dipecahkan oleh pemasar. Bukankah masalah muncul jika antara tujuan dan kondisi saat ini terjadi kesenjangan ?

Setelah masalah diketahui, pemasar harus membuat alternatif solusi atas permasalahan tersebut. Solusi inilah yang akan dijadikan bahan baku membuat pesan bagi seorang pemasar.

Bagaimana melakukan komunikasi dengan benar ?

Ketika pesan sudah dibuat maka pemasar harus tahu bagaimana mendistribusikan pesan tersebut dan kepada siapa pesan tersebut harus disampaikan. Pemasar harus benar-benar memahami STP (Segmentation, Targeting dan Posisitioning) untuk memilih audience dan cara distribusi yang benar.

Segementation adalah ibarat memilih kolam mana yang mau kita pancing, targeting adalah ibarat memilih ikan mana yang akan kita bidik dan positioning adalah mengenai umpan apa yang akan kita pilih untuk ikan tersebut.


Promosi itu sederhana

Seringkali saya mengingatkan UMKM dengan pertanyaan:

1. Berapa orang yang hari ini kalian beritahu mengenai produk anda ?
2. Siapa sajakah orang yang telah anda beritahu ?
3. Adakah kalian mencatat nomor telepon atau kontak yang lain ?

Komunikasi dan maintain relasi merupakan hal penting dalam mengenal pasar.
Dan hal ini selalu saya ulang ketika bertemu dengan mereka lagi, semuanya saya maksudkan agar pelaku UMKM melakukan promosi dan pemasaran dengan tahap yang mendasar. Bahwa definitive market adalah orang yang anda kenal dan ketahui kontaknya, sehingga ketika anda butuhkan saat itu anda bisa melakukan kontak dengan serta merta.

Mengenal pasar

Hal lain yang harus dilakukan oleh seorang pemasar adalah mengenal pasarnya, dan mendapatkan informasi sedetail-detailnya dan selengkap-lengkapnya. Dengan mengenal pasar lebih baik, maka kita sejak awal bisa melakukan perancangan proposal perkenalan dan penawaran dengan lebih baik. Dan dengan mengenal pasar lebih baik, maka strategi membangun hubungan emosional antara pemasar dengan pelanggan bisa dibangun dengan lebih cepat dan lebih erat.

Bisa dikatakan bahwa saat ini pasar cenderung emosional, dan seringkali pertimbangan rasional diabaikan. Kita tidak bisa menyalahkan lagi yang namanya KOLUSI, karena hal ini sekarang benar-benar terjadi. Bukan menyalahkan kolusinya tetapi mengapa kita tidak mampu membangun hubungan yang seperti itu jika orang lain bisa melakukannya ?

Semakin banyak orang yang anda hubungi dan temui hari ini akan membangun berapa banyak orang yang akan anda kenal kemudian dan seberapa banyak bisnis yang bisa anda dapatkan daripadanya.