Laman

  • Home

Senin, 07 Maret 2016

Belajar Desain Botol Inovatif dari Perusahaan Besar

Desain Kemasan Botol Yang Inovatif Dari Perusahaan Besar

Pilihan konsumen dibuat hanya 3 - 7 detik ketika melihat produk di rak display supermarket. peluang penjualan produk menjadi semakin sempit ketika pesaing yang lain juga ikut berjajar di rak display tersebut. Salah satu cara untuk menarik perhatian konsumen adalah membuat kemasan produk yang menarik. Desain kemasan yang baik menganggap distribusi fisik sangatlah penting, produk harus menawarkan nilai pemasaran yang signifikan termasuk di dalamnya "komunikasi" produk tersebut dengan konsumen disamping tetap harus memberikan "pengalaman" kepada konsumen pada akhirnya. Pengalaman ini terkait dengan kualitas produk dan fungsi produk itu sendiri, maka ketika informasi yang tertera di kemasan tidak sesuai dengan produk hal ini bisa menjadi "pengalaman buruk" bagi konsumen.

Pada kesempatan ini, dengan melihat beberapa kelemahan UMKM dalam mengemas produk minumannya, kami ingin sedikit memberikan referensi kemasan botol kepada teman-teman UMKM. Tidak ada salahnya referensi ini mengarah kepada desain kemasan perusahaan besar yang telah memikirkan hal detail dalam kemasannya. 

Botol harus berbicara untuk dirinya sendiri, harus menyampaikan semua elemen fungsi, nilai-nilai yang lembut dan harus memiliki semacam referensi simbolik untuk merek. Dengan begitu, anda akan memiliki kampanye pemasaran secara gratis.

Sebuah merek diwakili oleh kombinasi visual yang menarik, warna, bentuk, dan simbol merupakan elemen kunci dari keberhasilan pemasaran jangka panjang. Adakah desain kemasan merek yang telah mampu untuk berdiri di antara pesaing mereka? Berikut adalah beberapa jenis inovasi desain botol PET selama bertahun-tahun dan masih mampu bertahan:

1. Botol Multi-facete (Botol Bersegi Banyak)
Sumber Foto: Isklar.Com (Kiri), Tynant.Com (Tengah), Evian.Com (Kanan)


Desain botol air minum dari Norwegia ini banyak mendapatkan penghargaan internasional, disamping mampu menahan karbonasi tetapi mampu menyajikan kesegaran dalam desain kemasannya.Desain botol tersebut memang menonjolkan efek kesegaran dari produk yang dikemasnya, dengan gradasi warna yang menggambarkan simbol-simbol dari sumber mata air dari gletser di Norwegia.

 2. Botol bio-PET Terbarukan





Sumber foto: Botol Bio PET Coca Cola



Desain botol dari Coca Cola ini memanfaatkan Bio PET yang 100% bisa didaur ulang, dengan citra ini menggambarkan citra perusahaan yang sangat peduli dengan kelestarian alam yang mampu mengangkat nilai-nilai yang "menyentuh" emosioanal konsumen.

 3. Gaya Minimalis


Sumber foto: Pingmag Packaging World Lovely 


Botol kemasan dari Jepang ini, adalah untuk produk teh, jus buah dari air minum. Desain ini dimaksudkan untuk membuat differensiasi yang tinggi dari para pesaingnya, ketika pesaing masih menggunakan kemasan yang rumit informasi produknya mereka membuat desain yang minimalis dengan permainan warna yang mencolok untuk berbicara di rak-rak supermarket di Jepang.


4. Botol Segitiga





Sumber Foto: Sidel.Com


Lebih dari 12% produk air minum di Perancis disalurkan ke industri perhotelan, dan ketika produk ini akan dilempar ke pasaran umum dan produsen ingin menampilkan nilai "premium" dari produk ini maka produsen mendesain botol kaca berbentuk segitiga yang sangat berbeda dengan produk lain, dan perbedaan ini adalah karena nilai premium dalam desain ini.

5. Botol Ringan
Sumber foto: Sidel.Com


Unsur efisiensi dalam beban produksi menjadi pertimbangan utama dalam mendesain sebuah kemasan, tujuan desain ini adalah agar beban biaya kemasan tidak terlalu besar kepada produk. Meskipun begitu, dengan botol yang sangat ringan ringan, desain botol harus mampu menahan berat produk dan tetap aman menjaga produknya.

 6. Botol Rocket-Shaped (Berbentuk Roke)







Sumber foto: Zimbi (kiri), BevReview.Com (kanan)


Botol ini didesain untuk membangun "impian" bisa terbang terhadap anak-anak. Citra menjadi astronot merupakan citra yang akan dibangun oleh produsen minuman untuk konsumennya, dan ini sangat berhasil.

7. Botol Ramah Lingkungan



Sumber foto: Sidel.Com


Kemasan plastik adalah produk yang tidak ramah lingkungan, sementara produk yang mereka jual adalah air minum. Maka produsen ini pun akhirnya memutuskan menggukan produk bio plastik yang ramah lingkungan sebagai pesannya kepada konsumen.

8. Fungsional Cap











Sumber : Activate.Com



Desain kemasan botol ini lebih fokus kepada memberikan kemudahan kepada konsumen pada fungsi tutup botol yang fungsional. Konsumen butuh kemudahan dan desain tutup botol ini memberikannya.


9. Botol Berwarna








Sumber foto: Perrier


Desain botol ini ingin menonjolkan icon warna dari perusahaan, terbuat dari kaca warna hijau dengan bentuk menggelembung yang merupakan citra dari merek tersebut.

10. Bulatan









Sumber Foto: Lovely Package


Kemasan produk air minum dengan konsentrasi oksigen dari Belanda ini ingin berkomunikasi kepada konsumen bahwa konsentrasi oksigen (O2) dari produk mereka lebih tinggi dari pesaingnya, sehingga desain tersebut dibuat bulat.

Jika dicermati "nilai" desain botol-botol kemasan minuman dari perusahaan-peruhaan besar tersebut sangat terasa bahwa desain kemasan tersebut merupakan alat komunikasi produk kepada konsumen. Hal-hal yang detail dari produk tidak harus dikomunikasikan dalam tulisan melainkan dalam warna maupun efek warna, bentuk dan bahan kemasan. Bahwa pesan komunikasi ini juga dalam jangka panjang dimaksudkan untuk membangun citra dari produk ini bukanlah hal yang sederhana dalam membuat sebuah desain kemasan.

Untuk skala UMKM memang sangat berat membuat kemasan dengan investasi desain yang sangat besar, tetapi setidaknya pelaku UMKM tahu hal-hal yang mendasar dalam mendesain sebuah kemasan. Ternyata bukan hanya fungsi sebagai pelindung produk saja, tetapi merupakan media promosi produk yang sangat penting.