Laman

  • Home

Sabtu, 08 Agustus 2015

5 Tips Desain Kemasan Untuk Brand Kecil

Setiap dilibatkan dalam pameran produk UMKM oleh dinas-dinas terkait, terutama untuk produk makanan dan minuman, selalu kami menemukan titik lemah dalam desain kemasan UMKM kita, dan inilah yang menyebabkan terkendalanya pemasaran produk itu sendiri meskipun aspek lain dalam kualitas produk juga ikut andil di dalamnya.

Upaya-upaya perbaikan dari dinas terkait juga sudah mulai dilakukan untuk perbaikan desain kemasan ini, baik berupa konsultasi kemasan seperti yang dilakukan di UMKM Center Jawa Tengah maupun pelayanan desain kemasan dan produksi kemasan yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Ketika berbicara mengenai kemasan produk anda, harus dilihat desain sebagai satu panggilan besar untuk bertindak bagi konsumen "Beli saya; aku adalah pilihan terbaik anda ".  

Dengan alasan ini, sangat penting untuk berinvestasi dalam desain kemasan untuk menciptakan sesuatu yang akan membuat anda "berbeda" dari pesaing anda dan membuat produk Anda menonjol di rak super market, mini market atau toko online.


Brand besar dengan kemasan produk yang menggoda adalah suatu keharusan, dan untuk brand kecil, kemasan produk dimaksudkan untuk bersaing dan berharap untuk meraih pangsa pasar.

Butuh beberapa inspirasi tentang cara membuat kemasan yang tepat untuk produk Anda? Berikut adalah tips untuk brand kecil membuat dampak besar dengan kemasan produk.
 
Tips 1: Selalu Mulai Dengan Mempertimbangkan Bentuk dan Fungsi


Ada dua pertimbangan yang sangat medasar dalam desain kemasan, yaitu bentuk dan fungsi.  Dalam bentuk yang paling mendasar, kemasan harus membuat produk yang dikemas dalam keadaan aman dan utuh. Tapi membungkus produk Anda dengan bubble wrap, polystyrene dan kotak kosong tidak akan memikat pelanggan baru, benar kan ?


Jadi kemasan anda juga harus memberikan informasi mengenai produk anda kepada konsumen dan menjadi menjadi daya tarik konsumen untuk membeli - Apa itu ? Mengapa itu ? Akan menjadi pertimbangan produk terbaik untuk kebutuhan mereka, dan mengapa mereka perlu membeli sekarang.
  
Berikut adalah contoh kreatif yang bagus, proyek kemasan custom namun fungsional. (Maaf, contohnya adalah kemasan produk minuman keras, tapi maksud kami adalah "ide"-nya bukan produknya.)

Kemasan Produk Dewar House - Scooth, Whisky.
Produk dan Kemasannya.
Kemasan ini dinilai berhasil di Eropa untuk sejumlah alasan, tapi pada intinya membahas bentuk dan fungsi tantangan dengan gaya dan substansi. Kemasan ini rapi ketika ditempatkan ditempatkan, sementara kreatif tipografi band (label) yang unik untuk melakukan komunikasi isi produk.

Tips 2: Jangan Takut Untuk Menjadi Kreatif



Jika Anda ingin orang berpikir bahwa produk anda memiliki kualitas yang hebat, maka kemasan anda harus berhubungan dengan hal ini. Produk kemasan anda sendiri harus memiliki kualitas yang hebat, jika hal itu telah dilakukan maka waktu, tenaga dan banyak pertimbangan konsumen akan mengarah kepada kemasan anda, dan kemasan akan berbicara mengenai produk yang dikemasnya.

Contoh Kemasan Yang Kreatif, Apa Yang Anda Lihat ?
Kualitas tinggi, kemasan yang kreatif juga bisa menjadi sinyal kuat dan influencer dalam proses pengambilan keputusan bagi konsumen, bahkan jika produk anda dengan harga sedikit lebih tinggi dari pesaing yang lebih murah. 

Karena unik dan membuat produk itu sendiri sebagai fitur dari kemasan, desain tiga dimensi membantu untuk meningkatkan nilai produk, sementara secara efektif menyampaikan nilai inti dari brand tersebut dari proses yang ramah lingkungan dan bahan-bahan alami.

Tip 3: Selalu Jelas dan Ringkas Tentang Apa Produk Anda


Kadang-kadang terlalu banyak kreativitas menyebabkan informasi produk justru semakin membingungkan. Dalam beberapa kasus, desain kemasan tidak selalu jelas menyatakan apa yang ada di dalam kemasannya, bahkan kadang lebih sulit untuk menemukan nama brand-nya. 

Demikian juga, desain kemasan yang penuh dengan manfaat produk dapat membingungkan dan menyamarkan branding dan branding etos. Dari sisi skala, kemasan diminimalkan dengan hanya berfokus pada brand daripada mencantumkan banyak manfaat produk yang berisiko. Desain kemasan yang membingungkan ini bisa menyebabkan konsumen frustasi dan sering terjadi pada brand-brand kecil.
  
Kemasan Produk Pasta, Ringkas dan Jelas.



Kemasan Fioli Pasta
Kemasan bekerja untuk beberapa alasan. Nama brand harus jelas dan menonjol, manfaat produk ini terletak di sisi lainnya dengan desain sederhana, label putih sehingga konsumen tidak perlu mencari-cari informasi di tempat lain, dan kemasan plastik transparan memperlihatkan kualitas produk.

Tip 4: Didisplay di Market Offline Atau Market Online ?


Pemilihan cara penjualan secara offline dan online juga merupakan pertimbangan untuk desain sebuah kemasan. Di pasar offline, produk akan didisplay di rak, digantung di etalase dan cara lain sebagaimana kita lihat di supermarket, mini market dan lain-lain sementara di toko online produk akan didisplay melalui layar komputer, gadget dan tv.
Kemasan Produk Untuk Pasar Online
Kemasan Produk Untuk Pasar Online
Dalam lingkungan penjualan online, konsumen memiliki keterbatasan untuk mengambil, menyentuh dan merasakan berat-ringan produk sampai produk ada di tangan mereka. Sentuhan adalah rasa yang tidak bisa diakses di toko-toko digital, sehingga Anda harus mengkompensasi dan menarik indera lainnya.

Butuh kemampuan menvisualisasikan desain pada toko online agar produk kemasan menjadi lebih menarik dan informatif seperti memainkan warna-warna bentuk yang mempu menarik perhatian konsumen. Kemasan untuk toko online harus lebih "eye-catching" agar dalam layar monitor kita akan banyak menemukan produk serupa sehingga kemasan kita harus bisa tampil beda dan menawan.

Tip 5: Dapatkan Saran Dari Pihak Luar


Bagi banyak usaha kecil, yang anggarannya terbatas dan juga SDM yang dimilikinya pun terbatas. Kemampuan desain kemasan akan selalu muncul sebagai masalah yang utama. Mereka membutuhkan pendampingan dari para ahli kemasan untuk membuat desain kemasan bagi produknya.

Ketika mereka melakukan trial and error terhadap desain kemasan produknya maka biaya yang timbul untuk usaha ini akan menjadi besar untuk bisnis skala mereka. Yang mereka butuhkan adalah jasa desain kemasan dan produksi kemasan yang sudah berpengalaman dan menguasai best practice produksi kemasan. Mungkin mereka mereka seolah-olah akan mengeluarkan biaya "ekstra" tetapi jika dibandingkan dengan perubahan-perubahan yang akan sering terjadi ketika mereka melakukan trial and error atas desain kemasan mereka.

Saran dan masukan dari para ahli atau relasi yang sudah berpengalaman juga bisa menjadi referensi yang bagus dalam pengembangan desain kemasan produk.