Laman

  • Home

Minggu, 26 Juli 2015

Temanggung Asyik Pak !

Alun-Alun Temanggung, Minggu 26 Juli 2015, Depan Masjid Agung
 Alun-Alun Temanggung, Awal Kuliner Dimulai Dari Sini

Kalo boleh jujur, baru 2 minggu lalu ini kami sadar betapa kami "mengabaikan" kota Temanggung sebagai tujuan kuliner kami sampai akhirnya teman-teman blogger "menyadarkan" kami bahwa kota yang satu ini ternyata "kaya" dengan pusat kuliner. Dan kami telah membuktikannya sendiri, semua rekomendasi dari teman-teman blogger bukan sekedar "angin surga" saja, semua mantap !

Kami telah membuktikannya, dan berharap blogger-blogger lain yang belum mencobanya bisa selanjutnya memperkuat "kesaksian" kami. Semakin banyak yang mengulas kota Temanggung dengan potensi kulinernya semakin "indah" dunia kuliner di dunia maya ini. 

Gudeg Pak To (Mbak Siti), Alun-Alun Temanggung


Awal kuliner kami awali dari sini, ketika tujuan kami semula adalah WM Arum 1 masih tutup. Sebenarnya ada pilihan lain untuk sarapan, yaitu Gudeng Mbok Benik (Mbak Tutik) yang tidak jauh dari WM Arum 1 dan Arum 2. Tapi karena kami ini biaya makan gudeg "berciri khas" Yogya kami ingin coba gudeg khas Temanggung saja. Dan pilihan kami adalah Gudeg Pak To (Mbak Siti) untuk sarapan pagi ini, dan ... Kami sangat puas bisa merasakan gudeg khas Temanggung di sini. Gudeg basah plus empis-empis Temanggung ini kami lahap dengan bubur. Yes ! Ini yang kami cari.






Menikmati pagi dengan bubur gudeg ini sangat cocok sambil duduk di meja kursi yang disediakan di depan warung, sambil melihat ke arah alun-alun yang mulai ramai. Warung ini bersebelahan dengan WM Arum 2, jadi silahkan tentukan pilihan anda ketika menikmati pagi dan siang di sini.

Pilihan lain adalah Gudeg Mbok Benik (Mbak Tutik) yang juga tidak jauh dari dari Gudeng Pak To (Mbak Siti), cuma beberapa kios. Tinggal dipesan di kios dan disantap di tempat yang sama. Semua ngumpul di sini. Gudeg Mbok Benik ini juga direkomendasikan oleh teman-teman Blogger, tapi apa daya perut kami ada batasnya.

Gudeg Mbok Benik Alun-Alun Temanggung
Bakso Uleg, Depan Kantor DPRD Temanggung

Setelah sarapan, kami harus mengunjungi Pasar Entho Parakan melalui Jalan Raya Bulu - Parakan agar masih terjangkau sebelum jam 10.00 pagi, atau sudah tutup. Dan yes, ternyata cuma 15 menit dari Alun-Alun kami sudah sampai pasar Entho Parakan yang merupakan pasar jajanan tradisional. 

Memang daya tarik alun-alun Temanggung sangat kuat bagi kami, setelah berputar-putar melihat suasana asri kota yang dilatarbelakangi gunung Sumbing dan Sindoro, kami "tersedot" kembali ke alun-alun untuk membuka siang dengan Bakso Uleg di depan Kantor DPRD Temanggung yang direkomendasikan oleh teman-teman blogger. Silahkan menikmati "tampilan" segar dari bakso uleg ini.

Bakso Uleg ? Memang mantap !

Sorry Pak, kami datang terlalu dini ya ?
Kuah segar tanpa kaldu dan ketupat ini membuat kami tidak "mblenger", memang cocok banget rekomendasi dari teman-teman. Ditemani minum kopi hitam yang kami pesan dari gerobak di sebelahnya yang ternyata menjual tahu kupat yang enak juga. Koq enak semua ya ?


Tahu Kupat, Depan Kantor DPRD Temanggung
Ternyata benar, kuliner Temanggung berawal dari alun-alun Temanggung. Bagi pelancong lokal, jangan lupa mampir di alun-alun, daripada susah-susah cari makanan di lain tempat.

Brongkos Kikil Tembarak - Pasar Gondang, Menggoro Tembarak

Nah, memang ini yang sudah lama kami incar. Meskipun dapat informasi bahwa tidak jauh dari Pasar Entho Parakan adalah brongkos yang cukup dikenal orang, yaitu brongkos Mbok Carik, tapi karena ketika kami datangi masih tutup maka memang sudah jodohnya kami harus pergi ke Tembarak yang berjarak sekitar 8-10 km dari alun-alun Temanggung ke arah Tembarak (lewat depan kantor BCA Temanggung). 

Jalan yang dilalui memang hanya pas untuk papasan 2 mobil, berkelak-kelok dan sedikit naik turun melewati ladang tembakau dan sawah. Malah asyik untuk menyegarkan mata dan pikiran, sampai akhirnya kami sampai di pasar Gondang, Menggoro, Tembarak, kira-kira 10 menit dari alun-alun Temanggung.

Ini yang kami cari, Brongkos Kikil Tembarak.

Hayo, siapa yang gak tertarik sama brongkos kikil dan kepala kambing ini ?
Segede ini ternyata tidak mahal, tidak lebih dari Rp 40rb plus minumnya. Bisa untuk 2-3 orang !

Sekalian kita kasih lihat mantapnya brongkos kikil (kaki kambing ini) ah !
Meskipun daerah ini bukan daerah tujuan wisata, tapi ternyata banyak mobil berplat nomor Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta dan Semarang parkir di lokasi. Berarti daya tarik brongkos ini sudah luar biasa. Makanan ini juga khas Temanggung, karena tidak ada di tempat lain. 

Tidak mahal, 1 porsi untuk 2 orang termasuk minumnya hanya Rp 40 ribu rupiah ! Sangat murah untuk ukuran daging kambing. 

Sebenarnya masih banyak kuliner di Temanggung yang harus kami coba, tapi kami punya keterbatasan waktu dan kapasitas perut. Sehingga kami akhiri 3 jam kami di Temanggung pada hari Minggu ini, ditambah 3 jam perjalanan pulang pergi dari Semarang, total kami hanya butuh 6 jam untuk menikmati Minggu kuliner di Temanggung. Berangkat jam 06.00 pagi dan sampai rumah jam 14.00 siang. Temanggung benar-benar asyik, padahal kami masih sempat menikmati Kopi Klothok di Cangkringan, Secang.

Kopi Klothok Cangkringan, Secang.

Kopi Klothok, terasa banget kopinya.

Bolehlah mencicipi ayam goreng dan sayur lodehnya, Jawa Banget !

Ayam Goreng Jawa

Sayur Lodeh

Nah daftar di bawah ini masih menjadi utang kami untuk mencobanya di kesempatan lain. Silahkah bagi yang ingin mendahului kami !

Daftar Tujuan Kuliner Temanggung, Rekomendasi Blogger.

  1. Nasi Godog Pak Mul, letaknya di depan kantor BNI 46 Temanggung, persis di samping Apotik Krisna. Bisa juga dicoba yang lain, yaitu di depan Balaidesa Legoksari dan Nasi Godog Pak Irun di desa Bumen Balerejo Temanggung, buka jam 19.00-24.00 atau Nasi Goreng Pak Min di Sayangan, Nasi Goreng Pak Sabar di Kranggan, lumayan enak, letaknya sebelum pasar (Jalan Beteng).
  2. Bakso Lombok Uleg Khas Temanggung di depan  kantor BRI Temanggung. Bakso uleg yang lain: di depan halte bus arah parakan (deretan ruko, kantor Bank Mandiri, Toko Kue).
  3. Tahu Kupat Bahtoar. Letaknya di sebelah barat pemotongan hewan (Abbatoir). Tahu kupat ini enak dan sedap. Tahu kupat mirip Ketoprak di Jakarta, bedanya Tahu kupat tidak pakai mihun dan kuahnya lebih segar karena ditambah kuah asam jawa. Buka jam 08.00 - 20.00.
  4. Es Campur dan Tahu Goreng Mbak Vero. Letaknya ada belakang Pos Polisi Kantor Pos Temanggung di Desa Sayangan. Es rasanya segar dan komposisi buahnya bervariasi pokoke seger tenan dan paling aku suka Tahu goreng isi. Gurih tenan. Sebenarnya disitu juga ada Gado2 juga tapi saya tidak begitu suka, ntah kalo yg lain. Buka jam 09.00- 18.00.
  5. Soto Ayam Kampung Pak Sadali. Letaknya Samping jalan di sebelah barat kantor Bank Jateng Temanggung. Buka jam 08.00-17.00
  6. Sop Buntut Tenda Biru. Letaknya ada di belakang Kampung Simodipuran, dari Puskesmas Temanggung ke arah barat, sebelah kanan depan cucian mobil.
  7. Gudeg Bioskop Temanggung. Gudeg enak ada 2 di Temanggung. Letaknya sebelah barat Gedung Bioskop dan Mbok Benik letaknya di belakang Bioskop Temanggung (Gendengan) sebelah Utara Perempatan. Gudeg ini enak sekali apalagi dimakan pagi dengan bubur ditambah gudeg, krecek, leher ayam, telur dan sambel goreng tahu landes. Buka jam 05.30-10.00
  8. Nasi Jagung Bank Panin. Letaknya diseberang toko olahraga Subur di depan Bank Panin. Buka jam 19.00-23.00
  9. Bakso Pikatan dan Bakso Pak Min Tlogomulyo. Letaknya di dari pertigaan pikatan masih ke utara lagi + 1km. 
  10. Ayam Goreng Ngesti Roso Kowangan. Letaknya ada Taman Bermain dekat Kolam Renang Kowangan sebelah Timur kota Temanggung.  
  11. Dan masih banyak lagi.
Sudah pantaslah jika Temanggung masuk dalam daftar wisata anda selanjutnya, habiskan waktu 2-3 hari di sana pasti puas.