Laman

  • Home

Selasa, 07 Juli 2015

Sentuhan Teknologi di Bidang Pertanian

Peran iCropTrak.Com dalam Meningkatkan Hasil Pertanian

Pengolahan yang lebih efisien oleh petani akan sumber daya alam yang terbatas seperti tanah, air, cuaca dan juga sumber daya lainnya yang tersedia adalah kunci untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi tambahan 2 milyar manusia baru pada tahun 2050.

Langkah pertama untuk menyempurnakan teknik bertani sehingga lebih efisien adalah dengan mendokumentasikan secara lebih mudah dan cepat seluruh pengolahan / teknik pertanian apa saja yang saat ini telah dilakukan serta melakukan perbaikan atau penyesuaian yang dibutuhkan secara tepat. Platform manajemen pertanian yang digunakan oleh Epitome memungkinkan petani untuk mendokumentasikan seluruh aspek pertanian seperti: waktu musim tanam, panen & hasilnya, tenaga kerja, irigasi, bibit, pupuk dan aspek lainnya. Dengan melakukan dokumentasi, petani akan mengetahui secara lebih akurat modal tanam yang dibutuhkan serta pendapatan hasil panen untuk tiap-tiap lahan garap, pengaruh perubahan cuaca terhadap lahan & tanaman serta teknik pertanian apa saja yang berhasil dan tidak.

Berdasarkan hasil analisa teknik pertanian, petani akan lebih memahami aktifitas lahan pertanian yang dimilikinya serta dapat langsung melakukan perbaikan teknik sesuai dengan yang dibutuhkan hingga sampai tingkat per sektor area garap. Platftorm ini memahami bahwa tiap lahan memiliki karakteristik berbeda termasuk perbedaan hasil panen, oleh karena itu platform ini memungkinkan petani untuk melakukan klasifikasi atau pensektoran tiap lahan garap yang akan dianalisa. Pensektoran ini dapat dilakukan berdasarkan perbedaan sifat tanah, hasil panen, tingkat ketinggian tanah, hasil pencitraan dan juga kombinasi dari perbedaan-perbedaan itu. Melalui pensektoran, petani mampu memaksimalkan seluruh sumber daya & investasi yang dikeluarkan karena mengetahui secara akurat pembibitan, pemupukan, pengairan untuk sektor lahan mana saja yang butuh ditingkatkan, dikurangi, atau dilewatkan. Selanjutnya petani mampu mengukur hasil produksi, efisiensi teknik yang digunakan dan seberapa besar keuntungan yang diperoleh per sektor lahan.






iCropTrak.Com untuk Peningkatan Hasil Pertanian

Keunggulan platftorm ini yaitu kemampuan untuk mengolah data-data yang berasal dari alat-alat sensor seperti sensor cuaca, kelembapan tanah, sistem irigasi, posisi kendaraan, informasi status dan sumber-sumber masukan (input) data otomatis lainnya termasuk pencitraan dari UAV (unmanned aerial vehicle). Platform ini mampu menampilkan lokasi dan status di peta, sekaligus secara otomatis memperbaharui data / informasi secara akurat,mengkalkulasikan GDD (growing degree days), memprediksi panen, memperkirakan kebutuhan irigasi, menunjukkan hasil produksi tiap sektor atau area. Dengan menggunakan informasi yang didapatkan, petani dapat memprioritaskan pekerjaan yang harus dilakukan selanjutnya.

Tuntutan yang kian tinggi dari pasar dunia akan produk-produk pertanian yang menerapkan sistem pertanian berkelanjutan dan organik (disertai dengan bukti sertifikat dari lembaga terkait), mengharuskan petani untuk mengumpulkan, mengatur, dan mendokumentasikan seluruh persyaratan komplek dalam format yang terstandar jika ingin produk mereka diterima oleh pasar. Berbasis platform perangkat genggam, memudahkan dan mempercepat petani dalam mengatur data dan tim penilai (auditor) dalam memverifikasi data-data yang ada.

Platform Epitome memainkan peran penting bagi petani, koperasi dan perusahaan multinasional dalam mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi terkait pertanian dengan memanfaatkan internet, pusat data berbasis cloud dan perangkat genggam.

Sumber: Epitome Singapore









Membantu Membuka Wawasan Petani Akan Teknologi


Semoga teknologi ini bisa diadopsi di Indonesia agar hasil pertanian bisa selalu ditingkatkan. Materi informasi ini kami minta langsung kepada Epitome Singapore untuk memberikan wawasan singkat mengenai penerapan teknologi pada pertanian. Memang tidak bisa langsung menyentuh kepada petani karena kesenjangan pemahaman teknologi yang terlampau jauh, tetapi penentu keputusan di Dinas Pertanian setempat bisa memanfaatkan teknologi ini.