Laman

  • Home

Rabu, 15 Juli 2015

Menggulirkan UMKM TOP 10 ? Ternyata Tidak Mudah

Menggulirkan UMKM TOP 10 Setiap 3 Bulan ? Ternyata Susah Banget

Target 10 UMKM Yang Siap Diupgrade Setiap 3 Bulan

Target Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri kepada TTIC Kadin Jateng melalui program Rumah UMKMnya ini kelihatannya sederhana, tetapi ketika dicermati dengan kriteria benar-benar "siap" untuk diupgrade (dinaikkelaskan), maka dalam pelaksanaannya kami harus siap dengan kenyataan bahwa kami harus berjuang keras untuk mewujudkannya.

Menggulirkan program bahwa setiap 3 bulan kami harus bisa melahirkan 10 Top Rank UMKM yang akan difasilitasi Kadin untuk naik kelas merupakan sebuah tantangan yang harus kami jawab. Telah 3 gelombang kami berikan nominasi UMKM 10 Top Rank untuk kami support promosi dan pemasarannya, baik lokal maupun ekspor. Dan ketika kami harus menggarap gelombang ke-4 ini kami banyak mengalami kendala "kurang"nya UMKM yang masuk kriteria yang diminta. Bisa jadi hal ini karena kurangnya mobilitas kami dalam memantau dari dekat perkembangan UMKM di seluruh Jawa Tengah. Dibutuhkan usaha yang luar biasa untuk ke arah sana, sehingga kami mencoba untuk menggandeng instansi terkait untuk bekerja sama. Ternyata masalah ini bukan kami saja yang mengalaminya, melainkan juga instansi terkait juga mengalami kesulitan dalam penyediaan 10 Top Rank UMKM setiap 3 bulan.

Apakah kriteria UMKM yang dianggap siap naik kelas ?

Mungkin kriteria yang diminta dari Kadin Jateng yang cukup berat atau memang karena program pembinaannya yang belum mengarah ke pola tersebut, maka pada gelombang 4 ini kami mengalami kendala. Kriteria tersebut adalah:
  1. UMKM yang telah memiliki kesiapan mental dan pola pikir bisnis yang profesional. Hal ini kami tandai dengan sikap kemandirian mereka dalam berbisnis, inovasi dan kreativitas produk, dan kemampuan mereka dalam menyikapi persaingan. Dalam beberapa kasus, kami menguji mereka dengan transaksi, dan kami melihat performance dan kinerja mereka dalam menyelesaikan kewajiban dari pembelinya.
  2. UMKM yang telah memiliki "sistem" pengelolaan perusahaan, dan mampu menuangkan sistem tersebut dalam Struktur Organisasi, Fungsi Kerja, Alur Proses dan SOP (sederhana) secara tertulis.
  3. UMKM yang telah memiliki sistem pembukuan keuangan yang rapi.
  4. UMKM yang mau dan berkenan menjadi anggota binaan Kadin Jateng.
Dengan adanya kriteria tersebut di atas, arah pembinaan kami pun sekarang kami sesuaikan dengan target tersebut, agar gelombang berikutnya bisa kami penuhi permintaan tersebut. 

Kriteria inipun ke depannya akan diterapkan oleh GetAsean.Com untuk memberikan "insentif:" kepada 10 Top Rank untuk fasilitasi pemasarannya.

Apakah yang ditawarkan oleh Kadin Jateng ?

Ketika pemasaran dan promosi menjadi issue yang utama, maka apa yang ditawarkan oleh Kadin Jateng pun tidak akan lepas dari permasalahan tersebut. Kadin Jateng akan membantu UMKM untuk promosi dan pemasaran produknya baik untuk pasar lokal maupun pasar ekspor. Setiap 10 Top Rank UMKM akan mendapatkan prioritas untuk di-naikkelas-kan dalam kurun waktu tertentu, yang kemudian disusul oleh 10 Top Rank UMKM pada gelombang berikutnya dan seterusnya.

Tujuan dari 10 Top Rank ini adalah untuk menghindari "dominasi" UMKM binaan yang terus menerus "tinggal kelas" dan menjadi binaan abadi dari instansi dan asosiasi. Semua UMKM memiliki hak yang sama, semua UMKM harus memiliki kesempatan yang sama.

Terkait dengan hal ini, dalam kegiatan promosi, Suara Merdeka Networks memberikan dukungannya dalam hal promosi melalui group medianya baik berupa ulasan, profil usaha maupun liputan khusus jika diperlukan. Terbuka juga kesempatan pasaran produk baik di dalam dan di luar negeri.

Sebenarnya ini adalah kenyataan yang paling sering ditutupi oleh semua pihak penggiat UMKM, bahwa jangankan sejuta UMKM naik kelas, 10 Top Rank UMKM saja per 3 bulan kita harus berjuang keras mewujudkannya. Keterbukaan ini kami awali untuk memberikan gambaran yang adil dalam pembinaan dan pengembangan UMKM di Jawa Tengah dan mungkin di daerah lain di seluruh dunia ini.