Laman

  • Home

Rabu, 01 Juli 2015

Klinik Bisnis, Konsultannya Harus Kreatif dan Berani Mencoba Sendiri

Klinik Bisnis, Magnet Untuk UMKM Berkunjung

Sejak awal Rumah UMKM memang didesain dengan daya tarik di klinik bisnisnya. Spesialisasi di klinik promosi dan pemasaran produk memang merupakan differensiasi dari Rumah UMKM. Konsep inilah yang membawa Rumah UMKM mulai dikenal oleh UMKM di Jawa Tengah meskipun Dinas Koperasi dan UMKM juga bekerjasama dengan kami untuk memperbanyak klinik bisnis dengan diperkuat oleh SDM dari teman-teman BDS yang sudah ada.

Bedanya adalah bahwa kami fokus di promosi dan pemasaran, sementara klinik bisnis yang kami kembangkan bersama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah adalah klinik umum untuk permasalahan UMKM. Output dari klinik konsultasi di DinKopUMKM akan kami terima untuk kami asah pemasarannya melalui interaksi langsung dengan pembeli dan informasi-informasi update dari pasar.


Konsultasi Promosi & Pemasaran dengan Salah Satu UMKM Semarang
Semakin banyak duplikasi klinik bisnsi maka semakin banyak UMKM yang terlayani, dan PR selanjutkan bagi kami adalah peningkatan kualitas konsultan yang ada. Dinas Koperasi dan UMKM selaku dinas terkait senantiasa memberikan pelatihan khusus untuk para konsultan ini. Klinik bisnis ini akan hadir di setiap UMKM Center yang dibangun, karena merupakan daya tarik dari sebuah UMKM Center.

Solusi Pemasaran Kreatif & Praktis

Di klinik bisnis Rumah UMKM, kami dituntut oleh Kadin Jateng untuk memberikan solusi kreatif terhadap permasalahan-permasalahan pemasaran yang dihadapi oleh UMKM-UMKM di Jawa Tengah. Dan solusi ini pun dituntut untuk bisa "diaplikasi"-kan di lapangan. Tantangan sebenarnya sungguh berat buat kami, untuk itu kami harus banyak referensi dan harus banyak terjun ke lapangan untuk melihat dari dekat permasalahan yang muncul di lingkup UMKM.

Dengan kondisi ini maka kami seringkali tidak selalu "standby" di kantor, melainkan lebih banyak melihat langsung ke lapangan. Persinggahan yang sering kami datangi adalah UMKM Center Jawa Tengah, karena di sini banyak sekali kami bisa ngobrol dengan pelaku UMKM maupun teman-teman lain yang punya kepedulian dengan UMKM.

Seringkali UMKM karena rutinitas dan kesibukannya justru tidak bisa melihat solusi sederhana dari permasalahannya, bisa kami katakan bahwa mereka berpikir terlampau jauh dan berharap terlalu besar sehingga justri solusi yang sederhana tidak tercapai oleh mereka.Dengan cara metode dan konsultasi dari kami, kami mencoba membuka wawasan dan kesadaran pelaku UMKM dan membimbing mereka menemukan solusi bersama kami.

Yang membuat kami merasa lebih percaya diri adalah bahwa kami didukung oleh jaringan pasar yang memadai, sehingga informasi-informasi dari pasar sudah kami ketahui sebelumnya. Inilah sebabnya kami bisa mengatakan bahwa solusi dari konsultasi di Rumah UMKM adalah aplikatif karena memang sudah sejak sebelumnya kami mencari informasi pembeli dan kebutuhannya langsung kepada pasar.

Konsultan UMKM harus berani juga mencoba memiliki usaha sendiri agar mengerti permalahan utama yang dihadapi oleh UMKM, karena seringkali konsultan UMKM hanya memposisikan diri sebagai konsultan tanpa pernah merasakan menjadi pelaku UMKM.