Laman

  • Home

Jumat, 05 Juni 2015

Business Sharing & Peresmian Forum Bisnis Jawa Tengah; Kendal Akan Menjadi Singapore-nya Jawa Tengah

Sharing dari Pak SD Darmono, CEO dari JABABEKA Group

Business Sharing Kadin Jawa Tengah kali ini menghadirkan Bapak SD Darmono, CEO dan founder dari Jababeka, yang berlangsung di Wisma Perdamaian Semarang pada hari Jumat 5 Juni 2015 ini. Acara Kadin Jateng ini cukup istimewa karena pertama kali diselenggarakan di Wisma Perdamaiannya yang ke depannya akan dijadikan venue forum bisnis Jawa Tengah diresmikan pada kesempatan yang sama ini.

Menggandeng Sembawang Corporation Bumi Singapura, Jababeka akan membangun Kendal sebagai kota mandiri yang modern dan akan dijadikan Singapore-nya Jawa Tengah. Sebuah lompatan besar bagi Kabupaten Kendal yang dulunya hanya dikenal sebagai kota kecil pendamping Semarang, menjadi kota besar yang mandiri. 

Dalam sharingnya hari ini ada banyak hal yang menarik dari beberapa istilah yang dilontarkan oleh Bapak SD Darmono, yaitu: 
  1. Pengusaha harus KKN, bukan Korupsi, Kolusi & Nepotisme melainkan Kolaborasi, Konsultasi & Networking.
  2. Tahapan membangun investasi adalah TTI (Tourism, Trade then Investment). 
  3. Bahwa proyek itu akan terwujud jika Tuhan Mengizinkan, Bumi Menerima dan Manusia dalam Kondisi Harmonis.
  4. Gunung itu tidak penting tinggi-nya, yang penting ada DEWA-nya, Sungai itu tidak penting dalamnya, yang penting ada NAGA-nya.
Istilah-istilah beliau ini bagi kami merupakan inspirasi dan motivasi, dan kami tertarik untuk membedahnya untuk konsumsi teman-teman UMKM di Jawa Tengah.

Dalam acara ini juga hadir Bapak Gubernur Jawa Tengah, Bapak H Ganjar Pranowo, Ketua Kadin Jawa Tengah, Bapak Kukrit Suryo Wicaksono beserta Sesepuh Suara Merdeka Bapak Budi Santoso, Direktur Bank Jateng, Bapak Supriyatno, Kepala BPMD Jawa Tengah, Bapak Sujarwanto Dwiatmoko beserta pejabat dan pengusaha Jawa Tengah.

SD Darmono : Think Big, Start Small, Move Fast !


Peserta Business Sharing di Wisma Perdamaian Hari Ini.

Beberapa Pejabat Teras Jawa Tengah, di Barisan Depan.


Hadir Juga Ketua HIPMI Jateng, beserta Pengusaha Muda Jawa Tengah

Ketua Umum Kadin Jateng Membuka dengan Sambutan.

Peresmian Forum Bisnis Jawa Tengah
Kolaborasi, Konsultasi & Networking

Bahwa pelaku usaha harus saling berkolaborasi (berkerjasama), saling memberikan saran dan masukan (konsultasi) dan membangun jaringan, baik jaringan supply maupun jaringan pemasaran.
Ketiga unsur ini merupakan titik lemah dari pelaku UMKM di Jawa Tengah, bahkan perusahaan besar pun saling berkolaborasi, berkonsultasi dan melakukan networking sementara pelaku UMKM masih sangat individualistis dan masih saling sikut satu dengan yang lainnya. 
Semoga istilah ini menginspirasi.

Tourism, Trade then Investment

Tidak bisa dipungkiri bahwa awalan perdagangan adalah tourism dulu, dan awalan investasi dimulai dari perdagangan. Oleh sebab itu untuk memajukan atau menarik investasi di Jawa Tengah, PemProv Jawa Tengah harus fokus untuk menggalakkan pariwisata Jawa Tengah dan memperbaiki infrastruktur pendukungnya. 

Jika pariwisata maju, maka peluang perdagangan akan terbuka lebar dan selanjutnya investasi akan mengalir.

Proyek akan Sukses jika Tuhan Mengizinkan, Bumi Menerima dan Manusianya Harmonis

Sebuah proyek besar menghadapi tantangan yang luar biasa, tidak terkecuali proyek pembangunan kota mandiri di Kendal ini. Hal ini akan sukes jika Tuhan telah memberikan izin dan bumi Kendal siap menerimanya. Selanjutnya masyarakat dan penduduk Kendal bisa menerimanya.

Gunung itu tidak penting tinggi-nya, yang penting ada DEWA-nya, Sungai itu tidak penting dalamnya, yang penting ada NAGA-nya.

Memunculkan jawara-jawara lokal adalah tujuan dari pembangunan kota mandiri di setiap provinsi. Yang dimaksudkan jawara lokal di sini adalah pengusaha-pengusaha lokal yang mampu dan mau berkiprah di daerahnya untuk membangun daerahnya sendiri.

Sebuah Impian Indah Masyarakat Jawa Tengah

Munculnya kawasan industri yang mampu menyediakan ribuan bahkan jutaan lapangan kerja merupakan peluang pasar bagi produk lokal Jawa Tengah karena ke depannya akan muncul pergudangan, industri, apartmenen dan perumahan dalam kawasan tersebut. Tidak hanya investor dalam negeri yang akan hadir dalam kawasan industri dan kota mandiri tersebut, melainkan juga investor luar negeri.

Pasar ini akan menjadi milik UMKM Jawa Tengah yang memiliki daya saing tinggi dan mampu membangun kolaborasi dan membangun jaringan dengan stake holder kawasan industri Jababeka. 

Mari bersiap mulai sekarang, karena kawasan industri ini segera akan terwujud !