Laman

  • Home

Jumat, 29 Mei 2015

Singapore pun Pasar yang Potensial Bagi Produk Jawa Tengah

Singapore Jendela Dunia

Tidak diragukan lagi bahwa Singapore merupakan jendela dunia, terutama dalam sisi perdagangan. Pelabuhannya merupakan merupakan pelabuhan transit internasional, banyak kantor perwakilan perdagangan dunia berada di Singapore dan banyak pelaku usaha di Singapore bergerak di perdagangan.

Pengusaha Singapore pun saat ini sulit untuk mengekplor Singapore untuk bisnis mereka, kecuali mereka mau keluar dari kandang. Apalagi belum lama Singapore ditetapkan sebagai kota termahal di dunia. Biaya hidup di Singapore sangat tinggi, dan tenaga kerja sangat mahal.

Bagi pengusaha Jawa Tengah Singapore adalah pasar, meskipun untuk pasar dalam negeri Singapore yang hanya dihuni beberapa juta orang dan luasnya yang cuma sebesar wilayah kota Semarang tapi masih merupakan pasar yang potensial untuk produk buah segar, sayur segar dan hasil laut. Bahkan harga durian yang di Semarang hanya Rp 50 ribuan, di Singapore bisa mencapai Rp 600 ribu sampai dengan Rp 1 juta per butir. Luar biasa mahal ! 

Pasar Buah Segar di Singapore, Semua Buahnya Impor.



Sayur pun Impor !

Hasil Laut pun Impor !
Untuk pasar internasional, tidak perlu diragukan bahwa orang Singapore merupakan businessman handal. Mereka merupakan trader yang sudah dipercaya belahan dunia Eropa dan USA untuk berdagang. Bahkan buyer Eropa dan USA lebih percaya berdagang dengan trader dari Singapore daripada dengan produsennya sendiri di Indonesia. Ini kenyataanya.


Kerjasama Kadin Jateng dengan Singapore Malay Chamber of Commerce & Industry

Sebuah terobosan dan awalan yang bagus ketika Kadin Jateng menandatangani kontrak kerjasama dengan SMCCI untuk perdagangan dan pengembangan UMKM. Kontrak kerjasama ini setidaknya memberikan peluang perdagangan antara pengusaha UMKM Jawa Tengah dengan UMKM di Singapore yang sebagian besar adalah pedangang. Mereka tidak punya produk, kita punya, kita tidak punya banyak pasar di luar negeri, mereka punya.

Bahkan dengan kondisi biaya tinggi di Singapore, kecenderungan pengusaha Singapore untuk berinvestasi di Jawa Tengah sangat tinggi karena biaya relatif lebih murah dan tenaga kerja relatif lebih banyak dan murah.

Oleh sebab itu sudah saatnya UMKM berbenah memperbaiki kualitas produk, meningkatkan kapasiatas produksi dan mengemas produk dengan packaging yang menarik agar mitra kerja kita di Singapore nanti lebih  mudah untuk mempromosikannya ke negara lain.

Tetap semangat, tetap bersahabat !