Laman

  • Home

Sabtu, 11 April 2015

Membuat strategi pemasaran, skala UMKM

Hampir semua UMKM mengalami kendala di pemasaran. Sejak awal usaha mereka tidak dibangun dengan konsep yang rapi, karena memang tujuan awal mereka adalah untuk sekedar bertahan hidup sehingga usaha yang mereka jalankan seolah seperti usaha "spontanitas", spontan untuk bertahan hidup.
Meskipun ada di antara mereka yang sudah mengawalinya dengan konsep yang matang, tetapi jumlahnya tidak terlalu signifikan.

Bagaimana merancang sebuah strategi pemasaran ?

Dari pengalaman saya, biasanya saya mulai dengan menggali "keinginan" atas usaha kita dalam jangka waktu dekat dan jangka waktu yang lama. Sebaiknya keinginan itu berupa "sesuatu" yang terukur, misalnya ingin penjualannya naik 20%, ingin outletnya berkembang sekian unit dan sebagainya.
Keinginan ini ibarat kita melihat "keluar", semakin jauh kita bisa melihat maka semakin baik visi kita ke depannya.

Selanjutnya kita mulai melihat "ke dalam", yaitu dengan melihat kondisi dan kemampuan saat ini baik dari sisi produk (produksi) maupun sisi pemasarannya. Pastinya dalam hal ini kondisi asset dan keuangan juga patut kita pertimbangkan.

Setelah kedua poin tersebut di atas sudah mampu kita gelar, maka kita akan melihat "kesenjangan" antara keinginan kita dengan kondisi yang ada sekarang. Kesenjangan inilah yang kita sebut sebagai "permasalahan" yang selanjutnya harus kita carikan solusi pemecahannya.

Untuk melihat melengkapi analisa kita, pemahaman kita terhadap kondisi lingkungan usaha juga sangat penting dalam kaitannya dalam menyusun matriks TOWS yang akan kita susun setelah data-data yang akurat dan cermat sudah berhasil kita susun.

Melalui matriks TOWS kita akan sajikan matriks THREAT (ancaman), OPPORTUNITY (peluang), WEAKNESS (kelemahan) dan STRENGTH (kekuatan). Data yang akurat sangat dibutuhkan dalam penyusunan dan penentuan poin-poin yang masuk dalam matriks tersebut. 
Hasil dari matriks TOWS ini merupakan beberapa alternatif solusi yang akan kita pilih untuk penentuan strategi dan kebijakan perusahaan.

Setelah strategi dan kebijakan telah kita hasilkan, tentunya kita akan membidik lebih jeli mengenai strategi pemasaran produk kita. Strategi dan kebijakan dari matriks TOWS masih dalam tahap strategi korporasi yang perlu kita persempit untuk lingkup pemasaran.

Penentuan strategi pemarasan diawali dengan rumus STP (segmentation, targeting and positioning). Bagimana kita memilih segmen pasar kita, target pasar dan positioning adalah merupakan landasan kita dalam mendetailkan bauran marketing selanjutnya.

Mengacu kepada strategi dan kebijakan dari korporate dan pemilihan STP yang telah kita tentukan, maka strategi PRODUCT, strategi HARGA, strategi PEMASARAN dan strategi PROMOSI bisa kita mulai susun.

Strategi product, price, place and promotion inilah yang selanjutnya kita jadikan strategi pemasaran kita. Meskipun masih garis besar, strategi pemasaran ini sudah bisa dijadikan acuan dalam penerapan program kerja dan KPI di perusahaan.

Strategi JITU, UMKM maju !