Laman

  • Home

Kamis, 11 Mei 2017

Nyaman Bernegosiasi Dengan Produk Yang Berkualitas Prima

Image result for SME Product at supermarket
Nyaman Bernegosiasi Dengan Produk Yang Berkualitas Prima

Siapa pun pelaku usaha pasti ingi selalu menang dalam negosiasi, tetapi pada kenyataanya mereka selalu "tertekan" dengan apa yang diinginkan oleh customer. Negosiasi tidak mengajarkan mereka akan untuk sebanyak-banyaknya dari customer karena faktor "ratio nilai" atas apa yang didapatkan oleh customer dan apa yang dikeluarkan oleh customer haruslah berimbang. Sehingga tujuan dari negosiasi adalah cukup mencapai nilai optimal dari ration nilai tersebut, cusomer puas dan kita masih bisa menjaga margin laba yang diharapkan.

Produk UMKM masih sering menjadi obyek "pemerasan" oleh customer, karena banyak darinya yang masih kurang berkualitas dan bahkan packaging yang seadanya. TItik krusialnya adalah ketika si customer sudah meminta "kapasitas" kepada pelaku UMKM, pastilah posisi negosiasi dari pelaku UMKM semakin lemah.

Itulah mengapa pada tulisan-tulisan sebelumnya kami menyoroti produk-produk hasil ATM (amati, tiru dan modifikasi) karena hal ini semakin membuat posisi tawar produk UMKM semakin lemah. 

Produk UMKM harus memiliki differensiasi yang tinggi (unik), lokal, berkualitas tinggi, beroerientasi industri dan mampu mengaplikasikan teknologi produksi, desain produk dan kemasan yang baik agar mampu membuat posisi tawar yang kuat pada sisi pelaku UMKM. Kesempatan bernegosiasi dengan customer adalah sebuah "perang kepentingan" antara dua kepentinga yang tidak boleh ada yang menang satu sama lain. Perang 'bisu" dengan produk yang berkualitas tinggi akan sangat menguntungkan pelaku UMKM.

Perang "bisu" ini terjadi di pasar modern, dimana customer tidak akan mampu melakukan tawar-menawar, mereka membeli berdasarkan atas keputusan mereka sendiri atas produk tersebut. Oleh sebab itu , selalin sebagai ajang branding produk pasar modern bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk menghindari perang negosiasi dengan customer.

Kami sadar banyak pelaku UMKM yang belum menguasai ilmu negosiasi, oleh sebab itu cara satu-satunya adalah membuat produk yang bagus dan terkemas cantik untuk bisa masuk pasar modern maupun pasar online.

Baca juga: