Laman

  • Home

Jumat, 27 Mei 2016

HIPMI Jateng Menggandeng Rumah UMKM Untuk Membantu Promosi dan Pemasaran Produk UMKM Binaannya

Jumat 27 Mei 2016, Dalam acara Rakerda dan Diklatda 1 BPD HIPMI Jateng di Diklat Provinsi Jawa Tengah yang dibuka secara langsung langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, HIPMI membukan kesepakatan kerjasama pembinaan UMKM dengan Kadin Jateng melalui program Rumah UMKM. Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua Umum HIPMI Jawa Tengah, Reza Tarmizi, dengan Ketua Umum Kadin Jateng yang wakili oleh Wakil Ketua Umum Bidang UMKM, Hasan Abdul Rozak.

Kerjasama HIPMI dengan Rumah UMKM dalam pembinaan UMKM
Tujuan kerjasama ini adalah untuk memberikan klinik bisnis kepada pelaku UMKM dan juga membantu promosi dan akses pemasaran bagi UMKM binaan HIPMI Jawa Tengah yang merupakan wira usaha muda. HIPMI Jawa Tengah melihat bahwa permasalahan akses pemasaran di kalangan UMKM harus mendapatkan porsi penanganan khusus, dan perlu melalukan kemitraan dengan Kadin Jawa Tengah yang telah terlebih dulu meluncurkan program Rumah UMKM.

Sebagai HIPMI Terbaik Nasional tahun lalu, HIPMI Jawa Tengah sedang giat mengaktifkan HIPMI Kota dan Kabupaten, dari 35 kota dan kabupaten telah dibentuk 25 HIPMI Daerah dan targetnya di akhir tahun 2016 ini di Jawa Tengah sudah ada 35 kepengurusan HIPMI Daerah di Jawa Tengah. Harus diakui semangat padar wira usahawan muda ini sangat luar biasar dalam mengembangkan dan mengaktualisasi diri untuk berkiprah dalam pembangunan perekonomian Jawa Tengah.

Dukungan pemerintah yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah dengan adanya Mitra 25 dan Mitra 02 diharapkan mampu mengakselerasi para wira usaha muda (start up) untuk mengembangkan usahanya. Program Mitra 25 adalah program kredit usaha maksimal Rp 25 juta dengan bunga hanya 7% setahun yang bisa diakses melalui Bank Jateng. Sementara itu Mitra 02 adalah program kredit usaha mikro dengan pinjaman maksimal Rp 2 juta dengan bunga 2% per tahun yang merupakan kerjasama propinsi Jawa Tengah dengan Perbarindo.

Iklim usaha yang mulai kondusif di Jawa Tengah merupakan sebuah peluang bagi para start up bisnis untuk terus mengembangkan usahanya dan juga peluang bagi para calon wira usaha untuk terjun dalam dunia wira usaha. Support pemerintah dan asosiasi di masa sekarang sangat luar biasa saat ini dan perlu mendapatkan perimbangan semangat kewirausahaan dari masyarakat.