Laman

  • Home

Jumat, 03 Juli 2015

A Message from Kingsley Peh - CEO iBosses Singapore






Kingsley Peh is Representing Young Enterpreuner in Singapore

Kingsley Peh, CEO iBosses Singapore
 
Berilkut adalah kesan dan pesan dari rekan kami, Kingsley Peh - CEO iBosses Singapore yang merepresentasikan enterpreneur muda (masih sangat muda) dan sangat ingin ikut andil dalam mengembangkan kewirausahaan di Jawa Tengah.

*****
 Impactful change is coming to Central Java.
Dear Central Java,

Last week, I made a business trip to Semarang, Indonesia. 

I met key executives from Suara Merdeka, Central Java - Chamber of Commerce & Industry(CCI), UMKM Center, HIPMI - Central Java Youth Entrepreneurship Association, Universitas Diponegoro (local university) and some SMEs.

I started to imagine the kind of impact that can be established when the different units collaborate for a single cause, to grow the economy. 
  1. Suara Merdeka is the largest media company in Central Java with daily access to readers in the region.
  2. Central Java CCI with trainings and workshops to upgrade SMEs and expand their capabilities. 
  3. UMKM Center with deep profiling of SMEs providing them with government support and assistance to meaningful programs. 
  4. HIPMI maintains communities of young & aspiring startups. 
  5. Universitas Diponegoro has annual graduates of business savvy students. 
  6. iBosses as the connector and operator of the eco-system.
With such high-level components already in place and a business-friendly culture, the emerging market is ready for disruption. What is truly lacking is an "operating system(OS)" for the Eco-system. An OS that seamlessly connects the components together and made always accessible.

The goal is to have access to high-level resources with just a button in the pocket, a BBM message away. iBosses is set to work with local partners to establish an OS for the Entrepreneurship Ecosystem across Asia. It combines government support, training by industry experts, providing hands-on assistance to operate a business, regional exposure and cross-border investments.

This eco-system would support Startups and SMEs. Imagine what could happen when we combine the innovation of Startups with the operations of SMEs. The world is shrinking with the penetration of technology, we should practice "do local, think global". The communication device that we used to call "phone" is now a highly optimized mobile business dashboard. This is an era of accelerated growth. 

People used to ask me about the kind of business change we could see in such environment, in my view, the only limitation is our imagination. 

If we are able to embrace the smallest business on the streets and scale them upwards efficiently, how many of such fast-growing companies can we cultivate in Central Java and the rest of Indonesia?

And let’s not forget the fact that Indonesia has the largest economy in Southeast Asia and is one of the emerging market economies of the world.

As entrepreneur, we need to be forward looking. Think 5 years ahead, my friends.  
 
Kingsley Peh 
***** 

Kurang lebih terjemahannya adalah sebagai berikut:
 
Dampak Perubahan Datang ke Jawa Tengah.
Minggu lalu, saya melakukan perjalanan bisnis ke Semarang, Indonesia.
Saya bertemu eksekutif kunci dari Suara Merdeka, Jawa Tengah - Kamar Dagang & Industri (CJ - CCI), UMKM Center, HIPMI - Himpunan Pengusaha Muda Jawa Tengah, Universitas Diponegoro (Universitas Lokal) dan beberapa UMKM.
Saya mulai membayangkan dampak apa yang dapat dibangun bila unit yang berbeda berkolaborasi untuk satu tujuan, untuk menumbuhkan ekonomi.
  1. Suara Merdeka adalah perusahaan media terbesar di Jawa Tengah dengan akses harian untuk pembaca di wilayah tersebut.
  2. Kadin Jawa Tengah dengan pelatihan dan workshop untuk meng-upgrade UMKM dan memperluas kemampuan mereka.
  3. UMKM Center dengan profiling UMKM yang mendalam yang melengkapi mereka dengan dukungan pemerintah dan bantuan untuk program yang sangat berarti banyak.
  4. HIPMI yang mengelola komunitas Start Up muda & calon Start Up.
  5. Universitas Diponegoro memiliki lulusan mahasiswa bisnis yang cerdas setiap tahun.
  6. iBosses sebagai konektor dan operator dari ekosistem.

Dengan komponen tingkat tinggi sudah tersedia dan budaya yang ramah bisnis, emerging market siap terhadap tantangan. Apa yang benar-benar kurang adalah "sistem operasi (OS)" untuk Eco-system. OS yang dengan mulus menghubungkan semua komponen dan membuatnya selalu mudah diakses.
Tujuannya adalah untuk memiliki akses ke sumber daya tingkat tinggi hanya dengan sebuah tombol di saku, hanya dengan pesan BBM. iBosses diatur untuk bekerja dengan mitra lokal untuk membangun sebuah OS untuk Ekosistem Kewirausahaan di Asia. Yang menggabungkan dukungan pemerintah, pelatihan oleh para ahli industri, menyediakan pendampingan untuk menjalankan bisnis, eksposur regional dan investasi lintas batas.
Eko-sistem ini akan mendukung Startups dan UMKM. Bayangkan apa yang bisa terjadi ketika kita menggabungkan inovasi Startups dengan kinerja UMKM. Dunia akan menyusut dengan penetrasi teknologi, kita harus berlatih "bertindak lokal, berpikir global". Perangkat komunikasi yang biasa kami sebut "telepon" sekarang menjadi dashboard bisnis mobile yang sangat optimal. Ini adalah era percepatan pertumbuhan.
Dulu orang sering bertanya kepada saya tentang perubahan bisnis apa yang bisa kita lihat dalam lingkungan tersebut, dalam pandangan saya, satu-satunya batasan adalah imajinasi kita.
Jika kita mampu merangkul bisnis terkecil di jalan-jalan dan menaikkan skala mereka secara efisien, berapa banyak perusahaan yang mampu tumbuh cepat yang dapat kita tumbuhkan di Jawa Tengah dan seluruh Indonesia ?
Dan jangan lupa fakta bahwa Indonesia memiliki ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan merupakan salah satu negara pasar berkembang di dunia.
Sebagai pengusaha, kita harus melihat ke depan. Pikirkan 5 tahun ke depan, teman-teman. 
 
Kingsley Peh


Feed back semacam ini perlu kami sampaikan kepada teman-teman UMKM dan pihak-pihak yang terkait dengan pembinaan kewirausahaan dan UMKM di Jawa Tengah untuk lebih bersemangat dan lebih meningkatkan wawasan dan pengetahuan terkini dalam menemukan best practice pembinaan Start Up dan UMKM di Jawa Tengah.

Semoga hal ini bisa menjadi masukan positif bagi kita semua.